MTU News
Beranda Headline Terkini Pemilihan Presiden 2024

Pemilihan Presiden 2024

Penentuan bakal calon presiden menjelang pemilihan presiden dalam Pemilu 2024 menjadi topik yang terus menghangat. Pertemuan para pemimpin partai yang tergabung dalam  Koalisi Indonesia Bersatu (MIB) di awal perayaan hari raya Lebaran 2023 menimbulkan banyak spekulasi. Apalagi setelah PDIP secara resmi mengumumkan bakal calon presiden (Bacapres) yang diusung partai moncong putih itu adalah Ganjar Pranowo.

Tak lama setelah PDIP mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden, PPP dan Hanura juga mengumumkan dukungannya untuk Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden. Dukungan ini membuat arah peta koalisi bisa berubah bahkan mengancam solidnya koalisi dalam penentuan calon presiden 2024. PPP adalah salah satu partai yang ada di koalisi KIB.

Airlangga Hartarto Ketum Golkar secara terbuka mengatakan bahwa partainya membuka peluang untuk berkoalisi dengan Gerindra menghadapi Pilpres 2024. Hal ini dikatakannya usai pertemuan dengan para ketua partai yang tergabung dalam koalisi KIB beberapa hari lalu.Ditambahkan, bahwa pihaknya akan mengadakan pertemuan lanjutan membahas kerjasama ini.

Juru bicara Golkar, Tantowi Yahya usai pertemuan Prabowo dengan Erlangga mengatakan bahwa momen perjumpaan kedua ketum partai itu menjadi tanda kedekatan keduanya. “Golkar dan Gerindra itu chemistry-nya sama karena berasal dari satu rahim,”ujar Tantowi.

Sementara itu Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mendukung jika terbentuk duet Prabowo-Erlangga Hartarto ini. Dalam akun Instagramnya Yaqut menuliskan “Jika beliau berdua berpasangan pada Pilpres 2024 nanti, saya kok merasa konstentasi akan sangat kompetitif. Ini akan sangat baik untuk demokrasi menjanjikan bagi Indonesia yang raya ini,”tulis Yaqut yang dikutip Sabtu(29’4).

Yaqut yang juga Ketum GP Ansor ini mengatakan bahwa politi adalah hal yang dinamis dan tak gampang diprediksi. Ditambahkan, bahwa rakyat Indonesia seharusnya berhak mendapatkan presiden yang terbaik.

“Rakyat bangsa ini berhak mendapatkan pemimpin yang terbaik, bukan yang terlicik.Monggo Gus,”tambahnya.

Masih ada kesempatan untuk beberapa waktu kedepan untuk penetapan calon-calon presiden yang akan diajukan partai sesuai syarat yang ditentukan undang-undang. Kondisi ini akan berlangsung dinamis sampai  batas waktu calon-calon presiden  ditetapkan tiba.

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan