MTU News
Beranda Olahraga Juventus Setuju Tidak Bermain di Semua Kompetisi Eropa Musim Ini

Juventus Setuju Tidak Bermain di Semua Kompetisi Eropa Musim Ini

Juventus (Getty Images)

MTUNews – Kasus ilegal yang dilakukan petinggi klub elit Italia, Juventus, ternyata berbuntut panjang saat UEFA memutuskan mengivestigasi kasus tersebut dan menentukan nasib selanjutnya klub tersukses di Italia itu.

Ini bermula saat Federasi Sepakbola Italia, FIGC, pada bulan Januari 2023 lalu menemukan “ketidakberesan keuangan” dan “akuntansi palsu” sehubungan dengan transaksi transfer musim-musim sebelumnya.

Plusvalenza atau keuntungan modal yang pada dasarnya adalah keuntungan yang diperoleh dari transfer. La Vecchia Signora melakukan penggelembungan nilai transfer untuk meningkatkan keuntungan modal.

Tindakan ilegal yang dilakukan Juventus tidak berhenti sampai di situ saja, karena FIGC juga menemukan indikasi laporan keuangan palsu, dimana klub menyataan bahwa akibat efek pandemi Covid-19, pemain mereka telah setuju untuk membantu keuangan klub dengan tidak dibayarkan empat bulan gaji. Namun laporan yang diberikan kenyataannya berbeda karena gaji para pemain hanya 1 bulan  tidak dibayar sementara sisanya sebenarnya dibayarkan di bawah tangan.

Karena kasus-kasus ini Juventus di musim ini telah mendapatkan beberapa pengurangan nilai.Bahkan berdampak panjang karena otoritas sepakbola Eropa (UEFA) juga turun tangan untuk menginvestigasi kecurangan yang dilakukan.

Namun Bianconeri telah mencapai kesepakatan dengan UEFA untuk dikeluarkan dari semua kompetisi Eropa musim ini, yang berarti mereka tidak akan bermain di Conference League, namun harapannya adalah tidak akan ada sanksi mulai musim 2024/25 dan seterusnya, demikian laporan yang dikeluarkan Il Corriere dello Sport.

Ini berarti, Juve rela meninggalkan kompetisi kontinental ketiga, meski mereka lolos dan berhak berpartisipasi. Hal tersebut dipercaya ditempuh untuk memastikan bahwa mereka tidak terkena sanksi lagi yakni dikeluarkan dari Liga Champions tahun depan, itulah tujuan Bianconeri untuk musim mendatang.

Sanksi terhadap Juventus datang sebagai akibat dari ‘Capital Gains Case’. Direktur klub mengubah nilai riil pemain mereka di pasar transfer agar stabil dalam neraca mereka dan dengan demikian mereka tidak dihukum karena melebihi Financial Fair Play yang ditetapkan UEFA. (marca/GHP)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan