MTU News
Beranda Olahraga Pecundangi MU, Bayern Buka Borok Skuad Ten Hag

Pecundangi MU, Bayern Buka Borok Skuad Ten Hag

Erik Ten Hag / Ist

MTUNews – Laga perdana Grup A Liga Champions musim ini langsung mempertemukan dua mantan juara yang punya reputasi mentereng hingga sekarang, Bayern Muenchen vs Manchester United. Hasilnya di luar dugaan ternyata hujan gol terjadi di Allianz Arena saat tuan rumah mempecundangi Setan Merah 4-3.

Bayern memimpin 2-0 di babak pertama lewat gol Leroy Sane dan Serge Gnarby, namun Manchester United sempat memperkecil ketertinggalan melalui rebound Rasmus Hojlund. Harry Kane dan Mathys Tel melengkapi dominasi Die Rotten meski skuad Ten Hag mencoba mengejar lewat dua gol Casemiro.

“Sungguh akhir yang gila. Kami mendominasi permainan, mengendalikan mereka dan mendikte temponya. Kami hanya kehilangan fokus di lima menit akhir pertandingan. Syukur kami tetap bisa unggul,” ujar bomber Bayern, Harry Kane.

Melihat hasil yang didapat Manchester United kali ini jelas sekali terlihat ada masalah dengan koordinasi antar pemainnya. Dua gol pertama jelas sekali terlihat bagaimana kiper Andre Onana seakan kaget dengan pergerakan dan tembakan Sane dan Gnarby yang tidak terkawal dengan rapi.

Gol pertama Sane menunjukkan bahwa ada ruang kosong yang tidak ditutup gelandang bertahan dan lini belakang United, sebuah permainan wallpass dari Sane dan Kane sedikit di luar kotak penalti seharusnya tidak terjadi mengingat dua pemain tersebut punya kualitas tendangan keras yang sangat berbahaya. Sedangkan gol Gnarby sekali lagi memperlihatkan masalah para pemain lini tengah tim tamu yang tidak mau mengantisipasi umpan tarik pemain tengah Bayern Jamal Musiala dan membiarkan Gnarby bebas di kotak penalti.

Bayern seperti membuka borok masalah di Manchester United, jika berkaca dari pemain Bayern, Musiala dan Mathys Tel yang baru berumur 20 dan 18 tahun. Dua pemain muda yang dipasang di ajang Liga Champions gagal diantisipasi para punggawa tim asal kota Manchester tersebut. Apalagi tuan rumah juga tidak didampingi manajer Thomas Tuchel di pinggir lapangan karena terkena skorsing.

“Kecewa dan ketika Anda mencetak tiga gol di Munich, setidaknya Anda harus mengambil satu poin dan kami tidak melakukannya,” keluh Ten Hag dikutip dari manchestereveningnews. “Dan Anda harus melihat ke cermin karena gol-gol tersebut adalah hasil yang mudah,” tambah sang pelatih.

“Kami bermain lebih baik di 25 menit pertama dibandingkan Muenchen dan kemudian gol itu, sangat mudah dan bukan hanya kesalahan Andre. Jika Anda melihat betapa mudahnya Sane melewatinya dan itu ada hubungannya dengan determinasi, dan Anda tidak akan melakukannya.” tidak boleh membiarkan pemain lewat dengan mudah.

“Itulah intinya – kita harus melewati batas sebagai individu dan sebagai tim untuk memenangkan pertandingan karena hal itu dimulai dari sana. Itulah yang saya maksud, Anda harus mau menderita, berkorban dalam situasi, memberikan segalanya dan menghentikannya dan hanya ketika kita melakukan semua itu (baru bisa berpikir) apakah kita akan memenangkan pertandingan,” ujar Ten Hag seakan memperingatkan pemainnya di ruang ganti.

Kebobolan 4 gol merupakan yang pertama bagi MU sejak dihantam Barcelona di tahun 1994. Dan ini merupakan kekalahan beruntun ketiga bagi skuad Ten Hag di awal musim ini, setelah sebelumnya digebuk Arsenal dan Brighton 3-1. (*/GHP)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan