MTU News
Beranda Olahraga Martinelli Runtuhkan Dominasi City

Martinelli Runtuhkan Dominasi City

Gabriel Martinelli/Press Association

MTUNews – Pekan ke-8 Premier League musim 2023/2024  menjadi momen yang sulit dilupakan oleh pasukan Mikel Arteta. Pasalnya mereka berhasil merebut kemenangan penting atas juara bertahan Manchester City 1-0, Minggu (8/10) malam WIB. Gol kemenangan Meriam London dicetak Gabriel Martinelli empat menit jelang bubaran waktu normal dengan sebuah tendangan efek yang membentur pemain belakang lawan.

Ini jadi modal yang sangat bagus bagi Martin Odegaard dan kawan-kawan untuk bersaing dengan City yang selama ini sangat mendominasi Liga Inggris.

Musim lalu The Gunners saling bersaing dengan City dalam perburuan gelar juara, namun akhirnya gagal karena tim asuhan Pep Guardiola menjadi tim Inggris kedua yang memenangkan treble.

Ketidakmampuan Arsenal untuk meraih satu poin pun dari City musim lalu terbukti harus dibayar mahal, namun kali ini segalanya sudah berbeda, dengan sepakan Martinelli yang terdefleksi memastikan kemenangan 1-0 di menit-menit terakhir di Emirates Stadium.

Tendangan first-time pemain pengganti tersebut pada menit ke-86 membentur Nathan Ake dan berbelok arah masuk ke gawang, mengakhiri rentetan 12 kekalahan beruntun di liga pada pertandingan ini saat mereka mengalahkan City di Premier League untuk pertama kalinya sejak 2015.

“Sangat bangga, ini momen bersama orang-orang dan para pemain yang tepat,” ungkap Arteta gembira.

“Kami tahu kami harus bersusah-payah untuk itu dan kami melakukan itu. Anda memerlukan penampilan besar dan juga [dukungan] penonton. Rasanya ini seperti kemenangan besar. Saya pikir cara kami memulai, kami menerima tendangan sudut dan kemudian kami mendapatkan kendali lalu di babak kedua kami memulai dengan sangat baik. Kami berada di sana dan sangat agresif,” jelas Arteta.

Pertemuan kontra Manchester City ini tampaknya sudah dinanti oleh Arteta, terlihat saat mempersiapkan timnya Jorginho dipasang bersama Declan Rice dan Martin Odegaard dalam formasi 4-3-3 di awal laga. Sementara Gabriel Jesus digeser sedikit ke kanan menggantikan posisi Bukayo Saka yang cedera, dan memberi tempatnya kepada Eddie Nketiah. Sedangkan Leandro Trossard dipercaya berperan sebagai winger asli di sisi kiri.

Permainan antara kedua tim boleh dibilang berimbang, dan nampaknya hasil seri hingga menit 85 akan terjadi. Namun “ledakan” Meriam London Arteta sebenarnya sudah dimulai sejak Martinelli masuk di babak kedua menggantikan Trossard, hal yang sebenarnya masih dapat diantisipasi oleh Pep Guardiola.

Martinelli adalah seorang penyerang sayap “kaki palsu” atau inverted winger, di tempatkan di sisi kiri namun akan masuk menyerang ke tengah menembak keras dengan kaki aslinya (kanan) dan itulah yang terjadi di menit ke-86.

Kekuarangan stok pemain akibat cedera dan akumulasi kartu membuat kedalaman tim Guardiola juga berpengaruh dalam pertandingan penting mereka kali ini. Tidak hadirnya Rodri yang bisa membuat kestabilan lini tengah, serta Kevin De Bruyne tentu berpengaruh pada taktik Guardiola.

Saat Mateo Kovacic dan Julian Alvarez ditarik keluar pada menit 68, hal itu langsung diantisipasi Arteta tujuh menit berselang dengan memasukkan Kai Havertz, Thomas Partey, serta Takehiro Tomiyasu untuk merapatkan lini pertahanan. Meski sudah memperkuat lini pertahanan dengan Declan Rice menjadi motor poros tengah, Arteta punya Partey yang ditakuti tendangan jarak jauhnya jika bermain wallpass di tengah pertahanan lawan.

Di samping itu taktik tersebut membuat Kai Havertz dan Odegaard bisa bergantian berperan sebagai penyerang lubang, sementara Rice mendorong rekan-rekannya di belakang untuk menaikkan perimeter sehingga konsentrasi pertahanan lawan menjadi lengah. Skuad Guardiola lupa bahwa Martinelli adalah seorang inverted winger, sehingga pergerakan Partey di di luar kotak penalti mereka dan Odegaard di kanan membuat konsentrasi mereka pecah. Bola dari Tomiyasu dikirim ke Havertz yang meneruskan ke kiri dan Martinelli langsung membidik dengan tendangan efek yang mematikan.

Hasil ini membuat Arsenal untuk sementara menempel Tottenham Hotspur yang berada di puncak klasemen dengan nilai sama, 20. (*/GHP)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan