MTU News
Beranda Budaya Guru Seni Indonesia Promosikan Gamelan di Guangxi

Guru Seni Indonesia Promosikan Gamelan di Guangxi

Randy berlatih bersama mahasiswanya di Universitas Seni Guangxi di Nanning, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Tiongkok selatan, 12 Oktober 2023 / xinhua

MTUNews – Istilah tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina mungkin jadi pegangan bagi seorang Randy Geovani Putra, namun apa yang dilakukannya ternyata lebih dari itu. Randy dan orkestranya telah tampil pada Festival Musik Tiongkok-ASEAN ke-10 di Nanning, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Tiongkok selatan, 3 November 2021. Selanjutnya bukan sekedar persinggungan atau pun hubungan budaya tapi juga menyentuh sejarah antar dua negeri.

Randy Geovani Putra, 36 tahun, berasal dari Bandung, Indonesia. Ia datang ke Guangxi untuk belajar untuk mendapatkan gelar master pada tahun 2015. Setelah lulus pada tahun 2018, ia menjadi guru seni Gamelan di Universitas Seni Guangxi, dan juga menjabat sebagai kepala sekolah di universitas tersebut. Selama beberapa tahun terakhir, terdapat total 56 mahasiswa pascasarjana mengikuti Randy untuk belajar gamelan.

Persinggungan buday antar dua negeri ini sebenarnya sudah ada sejak dulu. Pada abad-abad permulaan masehi kedatangan pedagang Tionghoa ke nusantara bukan saja mekakukan misi dagang tetapi juga ada misi kebudayaan. Dalam perjumpaan dagang mereka saling bercerita tentang pengalaman mereka masing-masing, juga sampai pada hal kepercayaan. Kepercayaan Tiongkok mempercayai bahwa roh nenek moyang mereka senang terhadap bunyi-bunyian. Karena alat-alat bunyi-bunyian dipergunakan demikian, maka alat-alat tersebut juga dikeramatkan. Perkembangan dari alat-alat inilah yang menjadi gamelan yang sekarang ini.

Meski demikian gamelan yang sekarang ini identik dengan alat kesenian tradisional Indonesia. Membunyikan alat musik tersebut dengan cara dipukul-pukul. Barang yang sering dipukul disebut pukulan, barang yang sering diketok disebut ketokan atau kentongan, barang yang sering digembel disebut gembelan, kata gembelan ini bergeser atau berkembang menjadi gamelan. Dengan kata lain gamelan adalah suatu benda hasil dari benda itu digembel-gembel atau dipukul-pukul. Oleh karena itu Gamelan termasuk music perkusif. Pada perkembangannya penggunaan gamelan untuk upacara ritual, bersifat keagamaan, pendidikan, media penerangan, dan lain-lain

Dalam pengajarannya, Randy mencoba memadukan Gamelan dengan pertunjukan musik tradisional Tiongkok, dan karyanya sangat diapresiasi oleh siswa dan penonton. Berkat promosinya, semakin banyak mahasiswa di universitas yang jatuh cinta pada Gamelan.

“Musik tidak mengenal batas. Saya berharap semakin banyak masyarakat Tiongkok yang bisa mengapresiasi keindahan Gamelan, menjadikannya jembatan pertukaran budaya antara Tiongkok dan tanah air saya,” kata Randy.

Menurut Randy, berbagai bagian dari gamelan Indonesia memiliki karakteristik tersendiri. Saat ini, terdapat beberapa universitas di Beijing, Shanghai, dan tempat-tempat lainnya di China yang menawarkan kursus gamelan Jawa Tengah, sementara lokakarya miliknya mengajarkan terutama gamelan Jawa Barat. (xinhua/GHP)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan