Walikota Medan dan Pangdam I BB Susur Sungai Deli, Gotong Royong Normalisasi Sungai Deli Sudah Mencapai 25 %
Medan – Normalisasi dan gotong royong Sungai Deli yang dilakukan oleh Pemkot Kota Medan bersama TNI AD sudah mencapai 25 persen. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Bobby Nasution setelah melakukan penyusuran sungai Deli bersama Pangdam I Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI Mochammad Hasan Hasibuan Jumat (20/10/23).
“Progres gotong royong bersih Sungai Deli kolaborasi Pemkot Medan dengan TNI AD yang dilakukan sejak 17 September 2023 mencapai 25 persen,” ungkap Bobby.
Boby memastikan persentase pengerjaan itu diperoleh dari seluruh sektor yang dimulai Sektor I hingga Sektor IV terhadap Sungai Deli di wilayah Kota Medan sepanjang 34,5 kilometer.
Sektor I Jembatan Belawan-Rumah Sakit (RS) Delima sepanjang 9,2 km, Sektor II RS Delima-RS Martha Friska 8,9 km, Sektor III RS Martha Friska-Jalan Palang Merah 7,5 km, dan Sektor IV Jalan Palang Merah-Kanal 8,5 km.
Sementara data dari Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi Kota Medan menyebut kegiatan normalisasi dan gotong royong bersih Sungai Deli dilakukan selama 64 hari kerja melibatkan 2.303 orang, di antaranya 1.000 personel TNI AD.
“Kita sudah cek pengerjaan di lapangan sesuai gambar kerja yang ditetapkan. Lewat susur sungai ini juga sudah kita pastikan pengerjaan sesuai progres yang dilaporkan,” ujar Bobby.
Sementara Pangdam I/BB Mayjen TNI Mochammad Hasan Hasibuan menyampaikan, pengerjaan normalisasi dan gotong royong bersih Sungai Deli ini sudah berjalan hampir tiga pekan.
Mayjen TNI Mochammad Hasan berharap keberadaan personel TNI/Polri dan masyarakat yang ikut terlibat dalam kegiatan ini terus bersama-sama menjaga dan memelihara Sungai Deli ini agar lebih baik ke depannya.
“Sepintas saya lihat dan laporan yang setiap harinya dikirim Dandim (Komandan Kodim) dan Aster (Asisten Teritorial) kepada saya ini sudah memuaskan. Jadi kita lihat dimana kurangnya,” ungkap Pangdam.
Pangdam mengaku pengerukan aliran Sungai Deli ini sudah dilakukan mulai dari titik awal di Sektor I, dan bahkan Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi akan membantu pengerjaan tersebut. Peralatan alat berat, truk dan personel kita cukup. Kita kekurangan alat pelampung untuk alat berat ekskavator. Direncanakan Kapolda Sumut akan memberikan bantuan alat apung dari Riau,” ungkap Mochammad Hasan. (Sgt)







