Serangan Israel ke RS Indonesia di Gaza Hancurkan Lantai 1
Jakarta – Jelang dimulainya gencatan senjata empat hari antara Israel dan Hamas, yang akan dimulai pada pukul 7 pagi waktu setempat (05:00 GMT) pada hari Jumat (24/11) serangan Israel tetap dilancarkan ke wilayah Gaza.
Dr Sarbini Abdul Murad, ketua Komite Penyelamatan Darurat Medis Indonesia (MER-C), yang membantu mendanai pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza, membenarkan bahwa serangan terhadap fasilitas medis semalam (23/11) telah menyebabkan kerusakan parah.
“Tadi malam, pasukan Israel menyerang rumah sakit dengan tank dan menghancurkan seluruh lantai pertama. Kerusakannya sangat parah,” kata Murad, berbicara kepada Al Jazeera dari ibu kota Indonesia, Jakarta.

“Sebelumnya mereka menyerang lantai tiga. Mereka menangkap sedikitnya tiga orang. Ini adalah cara mereka mengambil alih rumah sakit sebelum gencatan senjata hari ini,” katanya.
“Pada hari Kamis, relawan kami dipindahkan ke Rafah bersama dokter dan orang-orang yang terluka, namun sekitar 200 orang tetap tinggal di RS Indonesia karena tidak ada transportasi untuk membawa mereka ke Rafah,” ujarnya.
Rumah Sakit Indonesia dibangun pada tahun 2011 dengan sumbangan yang dikumpulkan oleh MER-C dari masyarakat Indonesia dan organisasi kemanusiaan. (al jazeera/GHP)










