Onana ‘Blunder’ (lagi), Manchester United Gagal Menang
Istanbul – Laga sengit tersaji di Rams Park saat Manchester United bermain imbang 3-3 kontra tuan rumah Galatasaray dalam lanjutan Liga Champions Grup A, Kamis (30/11) dinihari WIB. Setan Merah harus melepas 3 poin penting guna meloloskan mereka ke 16 besar dan kemungkinan terhenti kiprahnya di kompetisi Eropa.
Kapten tim Manchester United, Bruno Fernandes tampil cemerlang di 25 menit awal laga, saat menjadi kreator dua gol timnya, namun penampilan apik Fernandes memimpin rekan-rekannya di atas lapangan ternoda oleh penampilan buruk kiper Andre Onana.
Onana kembali membuat ‘blunder’ di bawah mistar gawang United setelah gagal menghentikan 2 tendangan bebas Hakim Ziyech dan sebuah voli Muhammed Kerem Akturkoglu saat timnya sudah unggul.

Skuad Eric Ten Hag membuka keunggulan pada menit ke-11 usai kombinasi permainan wallpass Bruno Fernandes dan Rasmus Højlund membuka ruang kosong bagi Alejandro Garnacho. Winger muda asal Argentina yang membuat gol cantik di Premier League akhir pekan lalu kali ini menyelesaikan dengan dingin umpan terobosan Fernandes untuk menaklukkan kiper senior Fernando Muslera.
Fernandes menggandakan keunggulan United tujuh menit berselang setelah melakukan permainan satu-dua dengan bek kanan Luke Shaw, kemudian menggiring bola mendekati kotak penalti dan melepas tendangan melengkung ke sudut atas yang tak dapat dijangkau Muslera. 2-0 Manchester United memimpin.
Tanda-tanda kegagalan tim asal Inggris itu untuk menang di Istanbul terlihat sebelas menit kemudian ketika Ziyech dengan jeli menyingkap kelemahan Onana. Bola tendangan bebas pemain asal Maroko itu melaju deras melewati pagar betis lawan tapi Onana seperti terpedaya mengira bola akan berbelok arah. Reaksi terbalik yang cukup aneh bagi seorang kiper klub papan atas untuk mengantisipasi set-piece tersebut.
Di babak kedua Bruno Fernandes kembali mencoba mengangkat semangat rekan-rekannya dengan menjadi kreator serangan di menit 55 sehingga berbuahkan gol ketiga. Umpannya ke sisi kiri pertahanan Galatasaray diterima oleh Aaron Wan-Bissaka yang segera melepas umpan silang dan disambut dengan sempurna oleh Scott McTominay. Skor 3-1 untuk tim tamu.

Tapi tuan rumah pantang menyerah dan terus berusaha mencari celah di pertahanan United. Ziyech kembali memperdaya Onana lewat tembakan bebasnya, Bola yang sudah tepat diantisipasi gagal diamankan Onana, memantul lepas dari tangkapan dan masuk ke gawang.
Gol tersebut membuat tekanan skuad Okan Buruk semakin menggila dan puncaknya di menit 71, Kerem Akturkoglu berhasil menyamakan kedudukan lewat serangan cepat ke jantung pertahanan United. Bola sodoran Ziyech langsung disambar Kerem Akturkoglu dan kembali Onana terlambat menutup celah di sudut sempit gawangnya.
Setelah kedudukan imbang, Fernandes sempat mencoba peruntungannya dengan melepas tembakan dari luar kotak penalti, namun sayang bola masih membentur tiang sehingga gawang Muslera tetap aman. Skor 3-3 bertahan hingga peluit akhir.
“Kami unggul lalu kami gagal, yah seharusnya kami meraih 3 angka di sini,” sesal pelatih Erik ten Hag.

“Saya harus memuji dengan apa yang dicapai oleh tim kami tapi di saat bersamaan harus mengkritik penampilan kami karena gagal mempertahankan keunggulan 3-1,” tambahnya.
“Kami kebobolan gol yang sangat jelek,” keluh kapten tim Bruno Fernandes. “Seharusnya kami dapat mengontrol permainan saat unggul, kami memimpin dua kali dan banyak menciptakan peluang tapi kami tidak bermain klinis,” jelas Fernandes.
Hasil ini membuat Manchester United terdampar di dasar klasemen dengan nilai 4, sementara Galatasaray sedikit lebih baik berada di posisi ke-3 dengan poin 5, sama dengan yang dikumpulkan FC Copenhagen.
Galatasaray akan menghadapi Copenhagen di laga terakhir Grup A untuk memperebutkan satu tiket tersisa ke fase knock-out, sedangkan Manchester United akan menjamu penguasa grup, Bayern Muenchen yang sudah lebih dulu memastikan lolos. (AP/GHP)












