De Zerbi: Kami Inginkan Posisi Teratas
Athena – Brighton and Hove Albion berhasil membalas kekalahan mereka di Grup B Liga Europa atas AEK Athens saat bertandang ke stadion Opap Arena, Jumat (1/12) dinihari WIB. Di pertandingan pertama grup ini Lewis Dunk dan kawan-kawan harus takluk 2-3.
Tapi kali ini gol Joao Pedro di menit 55 via titik putih sudah cukup bagi skuad Roberto de Zerbi melaju ke fase knockout.
AEK lebih banyak menekan pertahanan Brighton pada babak pertama, satu peluang bagus didapat tuan rumah melalui Orbelin Pineda yang upayanya masih dapat digagalkan kiper Bert Verbruggen.

Steven Zuber juga memiliki peluang bagus berikutnya untuk AEK, namun Verbruggen kembali mampu mencegah gawangnya kemasukan.
Tekanan-tekanan yang diberikan tuan rumah, serta aksi penyelamatan gemilang Verbruggen memberi inspirasi bagi rekan-rekannya untuk bangkit.
Di babak kedua Brighton mulai dapat mengimbangi permainan pasukan Mathias Almeyda. Dan setelah delapan menit babak kedua berjalan Brighton menemukan peluang untuk membalikkan keadaan.
Damian Szymanski melanggar Joao Pedro di kotak terlarang dan penyerang Brasil itu mengambil sendiri eksekusi penalti untuk menyarangkan bola pada menit ke-55.

“Saya bangga dengan para pemain, tapi pujian ini pertama-tama harus kita berikan juga kepada para fans klub, pemilik, serta semua orang yang bekerja untuk klub ini, ” ucap pelatih Roberto de Zerbi pasca pertandingan.
“Karena ini hari yang bersejarah, hari bersejarah lainnya bagi klub. Kami lolos ke fase selanjutnya, tapi kami inginkan posisi teratas di klasemen, itu penting karena bisa mengurangi 2 laga yang harus dimainkan,” ungkapnya.
Regulasi Liga Europa menyebutkan, pemuncak klasemen di masing-masing grup otomatis akan lolos ke Babak 16 besar. Sedangkan tim runner-up masih harus menjalani laga playoff (kandang/tandang) kontra peringkat ke-3 dari grup di Liga Champions sebelum ke perdelapan final.
“Besok kami sudah harus fokus ke Stamford Bridge (markas FC Chelsea) untuk pertandingan di Premier League,” tutur de Zerbi.

“Dan kami harus bisa tampil lebih baik lagi, berjuang dan bertarung lebih dari hari ini. Kami memang menang tapi hari ini bukanlah gaya penampilan kami sesungguhnya. Sulit memang menghadapi tim sebagus AEK Athens di stadion ini dengan atmosfer yang penuh tekanan karena mereka cuma punya satu tujuan yakni hanya meraih kemenangan,” jelas pelatih asal Italia itu.
Di pertandingan terakhir Grup B The Seagulls akan menghadapi Marseille pada 13 Desember mendatang untuk memperebutkan posisi juara grup. (AP/GHP)











