Lagi, Pelaku Pelemparan Batu yang Mengakibatkan 1 Pemuda Tewas di Tangkap Polres Labuhanbatu.
Labuhanbatu – Pelaku pelemparan batu ditangkap lagi oleh Polres Labuhanbatu, pelaku pelemparan batu yang mengakibatkan seorang remaja bernama Irgi (16) tewas. Yang bersangkutan adalah AS (25), ditangkap di Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut).
Hal ini di ungkapkan Kasi Humas Porles Labuhanbatu Iptu Parlando Napitupulu, Senin (11/12/2023). Pihaknya mengatakan pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), hari ini.
“Saat ini, tersangka AS sedang dalam perjalan menuju Polres Labuhanbatu setelah ditangkap di Mandailing Natal, hari ini,” kata Parlando, Senin (11/12/2023).
Sebelum ditangkapnya AS, pihak kepolisian sudah terlebih dahulu menangkap rekan dari AS, yakni RP alias Rico (21) di Provinsi Riau.
Kejadian bermula dari Cekcok dua kelompok pemuda yang tidak saling kenal, akibat permasalahan knalpot brong. Peristiwa itu terjadi di Dusun Gariang, Desa Janji Selasa (31/10) sekitar pukul 05.00 WIB.
Kasi Humas Polres Labuhanbatu ini mengatakan, kejadian itu berawal saat korban dan ketiga temannya berboncengan dalam satu sepeda motor hendak menuju Desa Aek Buru. Saat melintas di Desa Janji, suara knalpot brong yang dikemudikan korban dan teman-temannya diduga mengganggu para pelaku.
“Dimungkinkan karena tersinggung, akibat suara knalpot brong dari sepeda motor yang dikemudikan oleh Diki Setiawan beserta korban,” ujarnya, Minggu (10/12).
Setelah itu, kedua pelaku mengejar dan menyalip sepeda motor korban. Sempat terjadi kejar-kejaran antara kedua kelompok pemuda itu. Namun, belakangan para pelaku menghilang.
Lalu, saat korban dan teman-temannya hendak pulang ke arah Rantauprapat, mereka kembali berpapasan dengan kedua pelaku. Saat itu, para pelaku melemparkan batu hingga mengenai bagian mata korban. Akibat kejadian itu, korban tak sadarkan diri dengan kondisi luka pada bagian mata yang cukup parah.
“Tepatnya di tanjakan jalan lintas Desa Janji, secara tiba-tiba dari arah yang berlawanan, datang kedua pelaku dengan menggunakan sepeda motor dan melemparkan batu yang mengenai korban dengan jarak kurang lebih dua meter, sehingga menyebabkan korban tidak sadarkan diri dan terjatuh,” sebut Parlando.
Setelah kejadian itu, korban langsung dilarikan ke RSU Elfi Al Aziz sebelum akhirnya dirujuk ke RSU Rantau Prapat. Namun, nahas, setelah hampir 15 hari dirawat, korban dilaporkan meninggal dunia.







