Kalahkan Urawa Reds, City Tantang Fluminense
Jeddah – Manchester City berhasil mengalahkan Urawa Red Diamonds 3-0 di stadion King Abdullah Sports City, Rabu (20/12) dinihari WIB. Kemenangan skuad pep Guardiola itu mengantarkan mereka ke final Piala Dunia Antarklub menantang juara Copa Libertadores, Fluminense.
Datang sebagai juara Eropa, City dibuat frustrasi oleh tim Jepang yang dibesut oleh pelatih asal Polandia, Maciej Skorża. Urawa Reds turun dengan formasi 4-2-3-1 dan terorganisir dengan baik selama babak pertama.
Gameplan Urawa terlihat jelas saat mereka mengemas pertahanan dan lini tengah untuk menciptakan tembok merah di depan gawang mereka dan itu bekerja dengan baik saat City kesulitan menemukan celah di lini pertahanan lawan. Meskipun nyaris tidak keluar dari wilayah pertahanan mereka sendiri, para pemain Urawa hampir menutup babak pertama dengan skor imbang, namun digagalkan ketika Matheus Nunes akhirnya menemukan ruang dan umpan silang mendatarnya dicegat oleh Hoibraten yang mengarahkan bola ke gawangnya sendiri.

Gol bunuh diri Marius Hoibraten di menit-menit akhir sebelum turun minum itu membawa Jack Grealish dan kawan-kawan memimpin atas tim berjuluk si Merah tersebut.
Tertinggal 0-1, mau tidak mau tim asal Jepang itu membuka sedikit celah yang akhirnya berhasil dimanfaatkan lawan. Mateo Kovacic mengubah skor menjadi 2-0 pada menit ke-52 melalui gol pertamanya sejak bergabung dengan City dari Chelsea dan tembakan Bernardo Silva yang terdefleksi beberapa menit kemudian membuat City dapat memainkan sisa pertandingan dengan penuh kendali.
City yang hanya memenangkan tiga dari delapan pertandingan sebelumnya di semua kompetisi, punya tekad menjadi klub Inggris keempat yang memenangkan gelar setelah Manchester United, Liverpool dan Chelsea.
“Kami akan pergi makan malam bersama, menciptakan lingkungan di mana semua orang tahu betapa pentingnya pertandingan ini bagi klub,” kata Guardiola.

“Seperti yang saya katakan, untuk memainkan final ini Anda harus melakukan hal-hal luar biasa, seperti saat memenangkan Liga Champions. Begitu kami berada di sini, ini adalah trofi yang Anda mainkan sekali seumur hidup. Berada di sini sungguh luar biasa bagi kami, kami tidak menganggapnya remeh, kami tahu kami mungkin belum (tentu) akan kembali lagi,” tukas Guardiola.
Tur Manchester City ke Arab Saudi ini akan berakhir di final hari Jumat (22/12) melawan juara Copa Libertadores Fluminense, yang pada hari Senin mengalahkan tim Mesir Al-Ahly 2-0. Sebelum final tersebut Urawa Reds akan menghadapi Al-Ahly untuk memperebutkan tempat ketiga. (espn/GHP)










