Hasil imbang Singkirkan Kyrgyzstan dan Oman, antar Indonesia Lolos
Doha – Gol penyeimbang Joel Kojo memaksakan hasil imbang di laga terakhir Grup F Piala Asia 2023 saat Kyrgyzstan bertemu Oman di Stadion Abdullah bin Khalifa, Kamis (25/1) tengah malam WIB. Kedua tim gagal memperoleh kemenangan dan ironisnya keduanya gagal melaju ke 16 besar tapi malah mengantar Indonesia ke babak selanjutnya.
Republik Kyrgyzstan dan Oman masing-masing tersingkir setelah hanya mampu bermain imbang 1-1. Gol Kojo di menit 80 membatalkan gol pembuka pemain Oman, Muhsen Al Ghassani dan itu bertahan hingga wasit Kuwait, Ahmad Alali meniup peluit akhir. Hasil tersebut otomatis membuat Indonesia mengambil keuntungan terbesar dengan melaju ke fase knock-out sebagai salah satu dari empat tim peringkat ketiga terbaik.
Membutuhkan kemenangan untuk memastikan tempat mereka di babak sistem gugur, Oman menyelesaikan pertandingan dengan cepat dan unggul pada menit kedelapan melalui Al Ghassani.

Penjaga gawang Republik Kyrgyzstan Erzhan Tokotaev hanya bisa menepis tendangan bebas Jameel Al Yahmadi, dan Al Ghassani memanfaatkan kekacauan yang terjadi untuk mencetak gol.
Selanjutnya Oman berusaha mengambil kendali penuh dan Republik Kyrgyzstan harus bekerja keras untuk tidak kebobolan lagi.
Namun tim Asia Tengah itu seharusnya bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-27 ketika Gulzhigit Alykulov memberikan umpan kepada Farkhat Musabekov, namun tendangan gelandang Kyrgyzstan yang tidak terkawal itu masih melambung di atas mistar gawang.
Oman bereaksi membalas sebelum turun minum ketika Ahmed Al Kaabi nyaris menggandakan keunggulan melalui tendangan bebas namun upaya tersebut berhasil dihalau oleh penjaga gawang Kyrgyzstan, Tokotaev.

Kyrgyzstan mencoba mengembalikan keseimbangan ketika umpan silang pemain pengganti Beknaz Almazbekov ke dalam kotak penalti tepat mengarah ke Kojo yang segera meneruskan bola dengan sebuah sundulan mematikan ke dalam gawang namun dianulir oleh VAR.
Oman merespons dengan upaya mereka sendiri, Salaah Al Yahyaei berlari di sayap kiri sebelum memberi Ghassani peluang tetapi bek Al Seeb terlalu lambat bereaksi, sehingga Tamirlan Kozubaev bisa mengamankan bola.
Skuad Branko Ivankovic meningkatkan tekanan melalui upaya Abdul Rahman Al Mushaifri dan Arshad Al Alawi, namun bukan The Devils yang membobol gawang lawan, justru Republik Kyrgyzstanlah yang mencetak gol pada menit ke-80, Kojo memanfaatkan kesalahan Khalid Al Braiki untuk menyamakan kedudukan.
Gol yang sangat mempengaruhi masing-masing kubu, karena mereka tahu hasil imbang berarti bukan salah satu dari mereka yang lolos sehingga kedua belah pihak berusaha mati-matian untuk menemukan gol kemenangan, namun sia-sia karena perjalanan Kyrgyzstan dan Oman harus berakhir.

Hasil seri tersebut otomatis membuat Indonesia lolos ke 16 Besar, dan tim Garuda sudah ditunggu Australia pada hari Minggu (28/1). (afc/tje)











