MTU News
Beranda Headline Terkini Pendataan Malam Tanpa Identitas Kejutkan Warga Tarutung

Pendataan Malam Tanpa Identitas Kejutkan Warga Tarutung

Ilustrasi Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) malam hari, foto ist. MTUNews

TAPANULI UTARA || MTUNews.com – Beberapa masyarakat Tapanuli Utara khususnya Tarutung kaget dengan adanya pendataan pada malam hari (Senin, 24 Juni 2024 sekira pukul 20.30 WIB) oleh petugas pendataan yang tidak dikenal, sebab tidak dilengkapi oleh tanda pengenal.

Hal ini terungkap dari laporan masyarakat kepada media. Beberapa diantara mereka ada yg bersedia di data ada juga yg tidak bersedia, dengan alasan sudah memasuki jam istirahat. “Kenapa mengganggu jadwal istirahat?” Ujar salah seorang warga yg enggan namanya di sebutkan. Lebih lanjut ia mengatakan agar petugas pendataan tersebut datang keesokan hari sambil menirukan ucapannya kepada petugas pendataan tersebut.

Anggota PPS kelurahan Hutatoruan VII, Alex Butar Butar ketika di konfirmasi mengatakan ini kegiatan dadakan. “Informasi yang saya terima dari anggota PPK yang membidangi bagian data ini merupakan instruksi KPU provinsi Sumatera Utara” pungkasnya.

Ketua PPK Kecamatan Tarutung, Sonti Manik mengaku tidak tahu atas adanya kegiatan pendataan tersebut. “Kemungkinan ini adalah Coklit yang dilakukan oleh Petugas Pantarlih, tapi kita akan coba koordinasikan dulu dengan teman-teman yang lain. Soalnya saya juga kaget kok tiba-tiba”, ujarnya

Menanggapi pendataan tersebut, Salah seorang Kepala Lingkungan di Kelurahan Hutatoruan VII Kecamatan Tarutung ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa wajar jika hal ini dipertanyakan masyarakat, karna yang mendata tidak ada surat tugas, dan tidak ada tanda pengenal. “Ada apa ini, kok kesannya seperti di paksakan? Dan mengapa harus malam hari?, ujarnya kecewa sembari mengharapkan ada pemberitahuan kepada pemerintah setempat jika pun ada kegiatan yang dilaksanakan diwilayahnya.

Lebih lanjut, Ia mengharapkan agar para pemangku kepentingan tetap menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama mengingat pilkada di kabupaten Tapanuli Utara ini sudah di depan mata. “Seharusnya kita menciptakan suasana yang kondusif bukan malah menimbulkan gerak gerik yang menjadikan kecurigaan bagi masyarakat”, ujarnya. Iapun menambahkan agar kegiatan apapun yang dilaksanakan oleh KPU langsung terjun ke lapangan terlebih dahulu dikordinasikan dengan Pemerintah setempat agar dapat disampaikan kepada masyarakat sekitar untuk mempermudah Petugas dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

Hingga berita ini diturunkan, ketua KPU Suwardy Pasaribu belum bisa dihubungi karna nomor selulernya tidak aktif. Sementara Divisi Penindakan Dan Pencegahan Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Tapanuli Utara, Parlin Tambunan mengaku akan menelusuri hal ini. “Akan kita telusuri informasi ini”, ujarnya melalui pesan singkat. (Choms)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan