Acara ini dihadiri oleh Jonius Taripar Hutabarat (JTP), Neny Angelina Purba, Deni Lumbantoruan, dan Lisa Malau, yang menyaksikan rangkaian tradisi adat seperti Mangulosi, Mangupa-upa, serta penyerahan topi kerajaan. Simbol ini diartikan sebagai doa dan harapan agar JTP-DENS selalu diberkati dalam perjalanan politik mereka menuju Pilkada Tapanuli Utara 2024 dan meraih kemenangan sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode 2024-2029.
Masyarakat Desa Sosunggulon berharap agar JTP-DENS kelak memberi perhatian khusus kepada desa mereka, dengan pesan penuh harapan, “Monang ma hamu maralohon musu, Talu maralohon dongan” (Menang mengalahkan musuh, menang mengalahkan teman), yang disampaikan saat makan siang bersama.
Mantan Kepala Desa Sosunggulon, Togi Parsaoran Hutabarat, menyatakan keyakinannya bahwa Desa Sosunggulon mampu memberikan 90% suara untuk kemenangan JTP-DENS. Ucapannya disambut oleh Posma Hutabarat, mewakili seluruh panitia acara, yang menegaskan pentingnya persatuan dalam mendukung JTP-DENS pada 27/11/2024 untuk mewujudkan perubahan di Tapanuli Utara dengan semangat “Margantimajo” (Berubah Lebih Baik). Betman Hutabarat, salah satu tokoh masyarakat, bahkan menyatakan kesiapannya untuk pindah dari desa jika suara JTP-DENS kurang dari 90%.

Dalam sambutannya, Ketua Bora Sosunggulon, Lenny Siahaan, berharap agar setelah JTP-DENS terpilih, desa mereka bisa memiliki fasilitas PAUD yang memadai. Deni Lumbantoruan bersama Lisa Malau turut menyampaikan rasa terima kasih, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, terutama fasilitas RS Tarutung dan infrastruktur yang masih membutuhkan perhatian dari JTP-DENS.
Jonius Taripar Hutabarat dan Neny Angelina Purba juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Sosunggulon atas dukungan swadaya yang menjadikan acara Borhat-borhat ini sukses. Mereka berharap Tuhan membalas kebaikan masyarakat, dengan keyakinan bahwa perubahan untuk Tapanuli Utara akan segera terwujud. JTP menekankan misinya untuk menghadirkan minimal satu sarjana dalam setiap keluarga di Tapanuli Utara.
Namun, JTP mengingatkan masyarakat Sosunggulon untuk lebih serius dalam mendukung, mengingat penurunan suara di pemilihan legislatif dibandingkan Pilkada 2018. Ia mengajak seluruh Tim Pemenangan JTP-DENS untuk bekerja keras dalam sisa waktu 50 hari menuju Pilkada 2024. JTP optimis bahwa dengan kerja keras dan dukungan masyarakat, kemenangan JTP-DENS akan terwujud pada Pilkada mendatang.
“Posmarohanta, Lasmarohanta, Monangdohita, Margantimajo – JTP-DENS untuk Perubahan Tapanuli Utara,” ucapnya penuh semangat, mengakhiri acara yang penuh harapan tersebut. (Red-Jufri Panjaitan)