Salah satu tulisan di papan bunga berbunyi, “Selamat Sukses, kepada PJ Bupati Taput, Telah Membebas Tugaskan Indra Simaremare Dari Sekda Taput.” Papan bunga tersebut berasal dari anggota DPRD Taput, elemen masyarakat, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta telah terpajang selama tiga hari.
Seorang warga, marga S. Hutabarat, menyatakan bahwa papan bunga ini menunjukkan dukungan masyarakat kepada Dimposma Sihombing dalam pembebastugasan Indra Simaremare karena dugaan pelanggaran disiplin berat.
Dugaan ini terkait video asusila yang beredar dan diduga melibatkan seorang pria yang mirip Indra Simaremare, yang menjadi sorotan media lokal dan nasional. Menurut Hutabarat, langkah ini diambil untuk menjaga nama baik Kabupaten Taput, terutama Tarutung yang dikenal sebagai kota wisata rohani.
Hutabarat menambahkan, masyarakat Taput yang menjunjung tinggi norma adat Batak mendukung tindakan tegas PJ Bupati. Selain itu, sejumlah warga lain juga menyampaikan dukungan terhadap keputusan tersebut.
“Kita sependapat dengan isi tulisan di papan bunga ini. Semoga Indra Simaremare menerima keputusan ini dengan lapang dada demi kelancaran pembangunan Taput,” ujar P. Lumbagaol dan N. Hutapea di Tarutung. (Jufri Panjaitan)