Rangkaian acara dimulai dengan pawai bersama Luthfi-Yasin di atas mobil komando yang dihiasi janur. Ketiganya menyapa pendukung dengan senyuman sembari membagikan kaos kampanye. Atmosfer semakin semarak dengan berbagai kesenian tradisional seperti angklung, kentongan, jaran kepang, ledek, hingga Semar Bagong. Lagu-lagu Jawa Campursari juga menggema di sepanjang Jalan Dr. Angka.
Pawai dimulai dari Hotel Aston Purwokerto dan berakhir di Tugu Bakorwil, menempuh jarak sekitar 3 kilometer. Massa pendukung memadati rute, meneriakkan yel-yel dukungan dan ungkapan terima kasih kepada Jokowi atas pilihannya.
“Terima kasih Bapak Jokowi, terima kasih!” seru para pendukung.
“Jangan salah pilih, coblos Luthfi-Yasin!” tambah mereka dengan semangat.
Partisipasi masyarakat Purwokerto juga terlihat dari keikutsertaan pegiat seni lokal. Excelova Candra Prima (18), seorang mahasiswa yang memainkan kesenian tradisional, merasa bangga bisa menyambut langsung Jokowi dan pasangan calon.
“Kami nggak ada latihan khusus karena sudah terbiasa main bareng. Senang bisa berkontribusi di acara sebesar ini,” ujar Excelova.
Andika Reza Pratama (21), pemain kentongan, juga berbagi cerita serupa. “Musik yang kami mainkan ceria, menggambarkan semangat warga untuk mendukung Luthfi-Yasin,” katanya.
Hadirnya Jokowi di tengah kampanye ini menjadi sinyal kuat dukungan untuk pasangan Luthfi-Yasin dan sekaligus meningkatkan semangat masyarakat dalam pesta demokrasi Pilkada Jawa Tengah. (Red.)