Dalam peringatan HUT Ke-17 Partai Gerindra di Sentul, Jawa Barat, Prabowo mengungkapkan bahwa hingga saat ini, program MBG telah menjangkau 770 ribu siswa.
“Saya diberitahu bahwa dalam beberapa hari ini sudah 770 ribu anak menerima MBG. Akhir Februari ditargetkan mencapai satu juta, dan diharapkan akhir Juli mencapai enam juta, minimal,” ujar Prabowo.
Program MBG mulai dilaksanakan serentak pada 6 Januari 2025, dengan dukungan Badan Gizi Nasional (BGN), yang sebelumnya dibentuk oleh Presiden Ke-7 RI Joko Widodo.
Prabowo mengapresiasi peran Jokowi dalam memastikan transisi pemerintahan berjalan lancar, sehingga program MBG bisa segera dijalankan.
“Badan Gizi Nasional bisa bergerak cepat, meskipun banyak yang meragukan. Kita sudah bekerja sebelum Oktober, sehingga pada Januari program ini bisa digelar,” kata Prabowo.
MBG bertujuan mengatasi masalah gizi di Indonesia, di mana 60 persen anak belum mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyebut bahwa banyak anak tidak mengonsumsi susu bukan karena intoleransi laktosa, melainkan karena faktor ekonomi.
Ke depan, program MBG ditargetkan menjangkau lebih dari 85 juta anak dan ibu hamil di seluruh Indonesia pada akhir 2025. (red-win)