Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 31 Januari 2024, Yuli Hastuti tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp367.510.958. Uniknya, laporan tersebut menunjukkan bahwa ia tidak memiliki tanah maupun rumah pribadi.
Rumah yang ditempatinya saat ini merupakan warisan keluarga suaminya, yang telah berdiri sejak abad ke-18 di Desa Grabag, Jawa Tengah. Meskipun tidak memiliki aset properti, Yuli memiliki beberapa kendaraan, yakni satu mobil, satu motor, dan tujuh sepeda.
Dalam pandangannya, jabatan bupati adalah bentuk pengabdian, bukan sarana memperkaya diri. Nilai-nilai ini ia pegang teguh, sejalan dengan prinsip yang diwariskan mendiang suaminya, yang juga seorang pemimpin daerah. Sebelumnya, Yuli menjabat sebagai Wakil Bupati Purworejo selama dua periode, 2016-2021 dan 2021-2024.
Bupati Terkaya: Aep Syaepuloh dengan Harta Rp395 Miliar
Di sisi lain, Bupati Karawang Aep Syaepuloh tercatat sebagai kepala daerah terkaya di Indonesia dengan total kekayaan Rp395 miliar. Berdasarkan laporan LHKPN yang disampaikan ke KPK pada 26 Maret 2024, sebagian besar kekayaan Aep berasal dari 217 aset tanah dan bangunan senilai Rp328 miliar.
Aset-aset tersebut tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat, termasuk Karawang, Purwakarta, dan Subang. Selain itu, ia juga memiliki kendaraan berupa mobil dan motor dengan total nilai Rp6,4 miliar.
Kepemimpinan Bukan Soal Kekayaan
Yuli Hastuti menegaskan bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang kekayaan, tetapi tentang dedikasi kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan, serta memastikan bahwa kebijakan yang diambil membawa manfaat nyata bagi rakyat.
Dengan prinsip ini, ia berharap dapat membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Meskipun tercatat sebagai bupati dengan kekayaan paling sedikit, Yuli memberikan contoh bahwa keberhasilan kepemimpinan tidak selalu diukur dari materi, tetapi dari seberapa besar dampak positif yang diberikan kepada masyarakat. (red-Jeconiah)