SDN 173223 Garoga Disorot, Orang Tua Murid Kecewa
TAPANULI UTARA || MTUNews.com – Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 173223 Gonting Salak di Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara, menyita perhatian publik setelah laporan memprihatinkan muncul dari sejumlah orang tua siswa. Sebagai satu-satunya sekolah dasar di Desa Gonting Salak, kondisi bangunan dan fasilitas sekolah ini dinilai sangat tidak layak untuk menunjang proses belajar-mengajar.
Sejak dimulainya tahun ajaran baru 2025–2026, sekitar tujuh siswa di kelas IV dan V terpaksa mengikuti pelajaran tanpa kursi duduk yang memadai. Hal ini membuat beberapa orang tua murid terpaksa membawa kursi dari rumah agar anak-anak mereka dapat belajar dengan nyaman. “Kami sangat kecewa dengan kepemimpinan kepala sekolah saat ini. Anak-anak kami harus belajar dalam kondisi yang tidak manusiawi,” ujar seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya.
SDN 173223 saat ini dipimpin oleh Deslian Pardosi sejak tahun 2016. Saat ditemui oleh awak media, Kepsek mengakui adanya kekurangan kursi dan berjanji akan membeli kursi tambahan di Pasar Garoga pada awal pekan mendatang. Namun, persoalan sekolah ini jauh lebih kompleks.

Pantauan media di lapangan menemukan banyaknya kerusakan dan kelalaian perawatan fasilitas sekolah. Beberapa kaca jendela di kelas IV, V, dan VI pecah dan dibiarkan begitu saja. Ruangan kelas tidak memiliki papan nama, membuat sulit untuk mengidentifikasi fungsi tiap ruangan. Bahkan, ruang kelas V terlihat seperti gudang penyimpanan barang rusak—dipenuhi meja dan lemari tua yang bertumpuk di bawah plafon bocor.
Lebih jauh, ruang perpustakaan yang juga difungsikan sebagai kantor guru dan kepala sekolah tampak kumuh, tidak memiliki papan nama sekolah di bagian depan, serta dipenuhi buku-buku yang tercecer di lantai. Alat musik piano pun dibiarkan menumpuk layaknya barang rongsokan. Tak hanya itu, kamar mandi lama terlihat kotor dan tak terurus, sementara kamar mandi baru justru tidak memiliki akses air.
Minimnya perhatian dari Dinas Pendidikan pun disoroti oleh masyarakat. Salah satu tokoh masyarakat, Marudut Pardosi, yang juga mantan Kepala Desa Gonting Salak, berharap Pemkab Taput, terutama Bupati Tapanuli Utara, segera membangun kantor sekolah, memperbaiki pagar, serta merenovasi ruang kelas V dan VI yang telah sangat tua dan rusak berat. “Kalau kondisi ini dibiarkan, bagaimana anak-anak kami bisa belajar dengan tenang?” keluhnya.
Saat dikonfirmasi lewat WhatsApp pada Sabtu (19/7/2025), Kepala Dinas Pendidikan Taput, Bontor Hutasoit, memberikan respon dingin dan belum memberikan penjelasan konkret terkait kondisi tersebut.

Masyarakat berharap, sorotan terhadap kondisi SDN 173223 ini menjadi pemantik bagi seluruh pemangku kepentingan, khususnya Dinas Pendidikan dan pemerintah daerah, untuk turun langsung ke lapangan, melakukan evaluasi menyeluruh, dan memberikan solusi nyata demi masa depan pendidikan anak-anak Gonting Salak. (red-Jufri Panjaitan)










