MTU News
Beranda Budaya Karya Siddik Sitompul (S.Dis) Diusulkan Jadi Ikon Musik Nasional

Karya Siddik Sitompul (S.Dis) Diusulkan Jadi Ikon Musik Nasional

Foto: Keluarga besar almarhum Siddik Sitompul berfoto bersama Menteri Kebudayaan Dr. Fadli Zon usai diskusi budaya di Gedung E Kementerian Kebudayaan, Jakarta.

JAKARTA || MTUNews.com – Keluarga besar dan perwakilan almarhum Siddik Sitompul menggelar pertemuan dan diskusi istimewa bersama Menteri Kebudayaan Dr. Fadli Zon, M.Sc. di Gedung E Kementerian Kebudayaan, Jakarta, guna membahas pelestarian warisan budaya musik nasional, khususnya karya-karya legendaris ciptaan komponis besar S. Dis Sitompul. Dalam diskusi tersebut, salah satu putri almarhum, Junita Sitompul, menyampaikan harapan dan permohonan kepada pemerintah agar karya-karya ayahandanya, seperti lagu “Butet”, “10 November 1945”, “Sing-Sing So”, dan “O Tano Batak”, dll. mendapat pengakuan lebih luas serta tempat yang layak dalam panggung kebudayaan nasional.

Junita menjelaskan bahwa lagu “O Tano Batak”, yang awalnya berjudul “Oh Indonesia”, sempat menjadi kandidat lagu kebangsaan sebelum akhirnya “Indonesia Raya” karya WR Supratman dipilih. Kendati demikian, kemampuan musikal Siddik Sitompul tidak pernah padam, dan “O Tano Batak” pun lahir sebagai salah satu lagu daerah paling ikonik yang kini kerap dilantunkan dalam berbagai pesta budaya Batak.

Dalam kesempatan itu, pihak keluarga mengusulkan empat langkah konkret sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasa S. Dis Sitompul dalam dunia seni dan perjuangan. Pertama, agar lagu-lagu ciptaan beliau dapat dinyanyikan secara resmi dalam upacara kenegaraan sebagai bagian dari representasi kekayaan budaya daerah. Kedua, digelarnya sebuah malam apresiasi khusus untuk mengenang dan menyosialisasikan karya-karya S. Dis Sitompul. Ketiga, pembangunan sebuah tugu atau museum khusus di Rura Silindung (Tapanuli Utara) atau Samosir yang tidak hanya menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga destinasi wisata budaya. Keempat, pengarsipan resmi lagu-lagu perjuangan karya Siddik Sitompul di Arsip Nasional Republik Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas inisiatif keluarga dan menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem budaya dan musik yang inklusif serta berpihak pada pelaku seni legendaris. Ia juga mendukung rencana untuk merekam ulang lagu “Oh Indonesia” agar dapat didistribusikan ke sekolah-sekolah dan instansi pemerintahan sebagai bahan pendidikan sejarah dan budaya.

Diskusi yang berlangsung hangat ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Jansen Sitompul, SE, SH (Ketua Umum Hatopan Raja Toga Sitompul dan Boru se-Jabodetabek & Banten), seniman Ricky Gapenta Sitompul, CEO Musica Studio Ibu Acin, Bendahara Umum Batak Centre Bob Sianipar, Valentina Siagian, dan artis penyanyi Vanda Gomes Hutagalung. Keberangkatan rombongan ini diketahui oleh promotor sekaligus penasehat, Nelson P. Sitompul, SE, MM.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam perjuangan keluarga dan komunitas seni untuk mengangkat kembali nama Siddik Sitompul sebagai salah satu maestro musik Indonesia yang patut dikenang dan diwariskan kepada generasi mendatang. (red-Jeconiah)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan