Dasco Minta Kepala Daerah Gerindra Utamakan Rakyat
MEDAN || MTUNews.com – Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengingatkan para kepala daerah yang berasal dari kader Gerindra untuk menghindari kebijakan yang tidak populis dan memastikan setiap keputusan yang diambil berpihak kepada rakyat. Pesan itu ia sampaikan dalam acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Partai Gerindra Sumatera Utara di Medan.
Menurut Dasco, para kepala daerah tidak boleh larut dalam euforia jabatan, melainkan harus terus bekerja dan mendekatkan diri kepada masyarakat. “Seluruh kepala daerah yang merupakan kader Partai Gerindra agar jangan membuat kebijakan tidak populis untuk masyarakat. Kita harus membuat kebijakan yang bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
Wakil Ketua DPR RI itu menegaskan bahwa kebijakan yang benar-benar bermanfaat akan menumbuhkan kepercayaan rakyat terhadap pemimpin. Ia juga mengingatkan agar seluruh kader, baik anggota DPRD maupun kepala daerah, selalu membawa nama baik Partai Gerindra di wilayah masing-masing melalui kinerja yang nyata.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, yang juga kader Partai Gerindra, menegaskan komitmennya untuk menyukseskan program-program Presiden RI Prabowo Subianto. Bobby menyebut kepercayaan yang diberikan partai kepadanya sebagai Gubernur Sumut akan dibuktikan melalui kerja yang baik dan sikap sebagai kader yang bertanggung jawab.
Bobby memaparkan, Pemprov Sumut telah menjalankan berbagai program yang sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo. Di antaranya adalah pembangunan 1.700 unit dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini, sudah beroperasi 77 dapur, dan hingga akhir 2025 ditargetkan terbangun 200 unit.
Selain itu, untuk program Koperasi Merah Putih (KMP), Pemprov Sumut telah membentuk 6.110 koperasi di desa dan kelurahan. Bobby juga memastikan penerapan kebijakan Presiden terkait harga komoditas gabah kering sebesar Rp6.500/kg dan jagung Rp5.500/kg. “Seluruh petani menyampaikan kebijakan ini luar biasa dan langsung dirasakan manfaatnya,” katanya.
Bobby menambahkan, Rakorda dan Bimtek kali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pusat, provinsi, dan daerah. Ia mengajak seluruh kepala daerah se-Sumut memastikan setiap program berjalan tepat sasaran, memberi manfaat langsung bagi masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. “Berhasilnya program-program tersebut adalah kemenangan rakyat, kemenangan kita semua. Mari kita jaga semangat ini untuk membangun Sumut yang berkah, unggul, maju, dan berkelanjutan,” tegasnya. (red-win)










