MTU News
Beranda Istana Presiden Sampaikan Pidato Resmi Terkait Situasi Terkini

Presiden Sampaikan Pidato Resmi Terkait Situasi Terkini

Saudara-saudari sebangsa dan setanah air,

Negara menjunjung tinggi kebebasan dalam menyampaikan pendapat serta aspirasi murni rakyat. Setiap suara yang lahir dari masyarakat adalah bagian penting dari demokrasi kita.

Terhadap petugas yang terbukti melakukan kesalahan, Polri telah bertindak cepat melalui pemeriksaan yang transparan dan terbuka kepada publik. Sementara itu, para pimpinan DPR telah sepakat mencabut sejumlah kebijakan, termasuk besaran tunjangan dan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri. Para Ketua Umum Partai Politik juga telah mengambil langkah tegas terhadap anggota DPR yang menyampaikan pernyataan keliru, berlaku mulai 1 September 2025.

Kebebasan berpendapat adalah hak yang dijamin, sebagaimana diatur dalam United Nations International Covenant on Civil and Political Rights Pasal 19 serta UU No. 9 Tahun 1998. Aspirasi dapat disampaikan secara damai. Namun apabila berubah menjadi tindakan anarkis, perusakan fasilitas umum, atau penjarahan, maka itu adalah pelanggaran hukum. Negara wajib hadir untuk melindungi rakyatnya.

Kepada Polri dan TNI, saya perintahkan untuk mengambil tindakan tegas terhadap perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah warga, maupun serangan terhadap pusat-pusat ekonomi, sesuai hukum yang berlaku. Kepada pimpinan DPR, kementerian, dan lembaga, saya instruksikan untuk mengundang tokoh masyarakat, mahasiswa, serta elemen bangsa lainnya guna berdialog, menerima masukan, dan melakukan koreksi.

Kepada seluruh masyarakat Indonesia, sampaikanlah aspirasi secara damai. Kami pastikan suara Anda akan didengar, dicatat, dan ditindaklanjuti. Saya mengajak seluruh rakyat untuk tetap tenang dan percaya kepada pemerintah. Pemerintah yang saya pimpin berkomitmen memperjuangkan kepentingan rakyat, terutama mereka yang kecil, lemah, dan tertinggal.

Mari kita jaga persatuan nasional. Indonesia sedang berada di ambang kebangkitan. Jangan biarkan kita diadu domba. Sampaikan aspirasi dengan damai, tanpa kerusuhan, tanpa penjarahan, tanpa merusak fasilitas umum.

Semangat nenek moyang kita adalah gotong royong. Marilah kita bergotong royong menjaga keluarga, lingkungan, dan bangsa Indonesia yang kita cintai bersama.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan