MTU News
Beranda Politik Indonesia dan AS Sepakat Tingkatkan Kerjasama Pertahanan

Indonesia dan AS Sepakat Tingkatkan Kerjasama Pertahanan

Presiden Joko Widodo dan Joe Biden/ Antara

Washington DC – Kunjungan resmi rombongan Presiden Republik Indonesia ke Amerika Serikat punya dampak positif tidak hanya dari sisi ekonomi tapi juga penguatan hubungan kedua negara. Dalam agenda kerja presiden Joko Widodo beserta rombongan, Indonesia dan Amerika Serikat sepakat untuk meningkatkan kemitraan pertahanan kedua negara melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pertahanan yang baru.

Indonesia dan AS juga sepakat untuk bekerja sama dalam menegakkan hukum internasional, membangun kapasitas perdamaian, dan memperkuat kemampuan keamanan dan pertahanan

Hal tersebut disampaikan dalam pernyataan bersama yang dirilis Gedung Putih setelah pertemuan Presiden Joko Widodo dan Presiden AS Joe Biden di Gedung Putih, Washington, Senin (13/11) lalu waktu setempat.

“Hal ini akan menandai era baru dalam hubungan antara Amerika Serikat dan Indonesia secara keseluruhan, yang akan mempengaruhi segalanya,” ujar Biden dalam transkrip pidatonya sebelum pertemuan bilateral dengan Jokowi di Gedung Putih, seperti disampaikan Kedutaan Besar AS di Jakarta.

Era baru yang dimaksud Presiden Biden mencakup peningkatan kerja sama keamanan, khususnya keamanan maritim, perluasan kerja sama kedua negara untuk membangun rantai pasokan yang aman dan tangguh, serta mempererat kolaborasi untuk memerangi krisis iklim.

“Saya sudah mengatakan hal ini sebelumnya: Indonesia adalah ‘pemain’ penting dalam bidang transisi energi ramah lingkungan,” tutur tutur presiden AS.

Presiden Joko Widodo mengunjungi AS dalam rangka menghadiri pertemuan tingkat tinggi negara-negara Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di San Francisco, mulai 15 sampai 17 November.

Dikutip dari Antara, kerja sama baru tersebut mencakup berbagai bidang, termasuk profesionalisasi pertahanan, dunia maya, kedokteran militer, antariksa, latihan gabungan, pemulihan tawanan perang/hilang dalam tugas, dan melawan ancaman kimia, biologi, radiologi, dan nuklir.

Kedua pemimpin juga menegaskan kembali pentingnya memperkuat kerja sama praktis untuk mengatasi berbagai tantangan keamanan, termasuk melalui pertemuan rutin Dialog Keamanan dan Dialog Pertahanan Indonesia-AS, dengan melibatkan pemangku kepentingan non-militer.

Baik Presiden Joko Widodo maupun Joe Biden juga mengungkapkan mereka menentang terorisme dan ekstremisme kekerasan dalam segala bentuknya, dan berkomitmen untuk bekerja sama mencegah dan melawannya, dengan cara-cara yang sesuai dengan hukum hak asasi manusia internasional dan hukum kemanusiaan internasional, demikian pernyataan Gedung Putih.

Sebelumnya, Indonesia dan Amerika Serikat sepakat untuk meningkatkan status hubungan bilateral dari kemitraan strategis menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan peningkatan status ini menjadi pondasi kuat untuk penguatan kerja sama bilateral Indonesia-AS, terutama pada bidang ekonomi.

Amerika Serikat sendiri memiliki kemitraan keamanan jangka panjang dengan Indonesia yang berfokus pada penguatan hubungan pertahanan bilateral di bidang prioritas keamanan maritim, kontraterorisme, dan profesionalisasi.(*/tje)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan