MTU News
Beranda Headline Terkini Polres Tapteng Tinjau TKP Penemuan Jasad Warga Taput

Polres Tapteng Tinjau TKP Penemuan Jasad Warga Taput

 

Tapanuli Utara – Unit Identifikasi Polres Tapanuli Tengah (Tapteng), dan Polsek Pinangsori, tinjau Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan mayat di Lingkungan Pandurungan Julu, Kelurahan Pinang Baru, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapteng, Sumatera Utara (Sumut)

Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Basa Emden Banjarnahor melalui Kapolsek Pinangsori, AKP Kando Hutagalung menjelaskan, peristiwa penemuan sesosok jenazah laki-laki dalam parit diketahui pihak Kepolisian setelah mendapatkan informasi dari warga, dan oleh masyarakat telah dibawa ke Puskesmas Pinangsori.

Kemudian Kapolsek Pinangsori bersama Piket Unit Reskrim mendatangi Puskesmas tersebut dan melakukan koordinasi dengan Tim Inafis Polres Tapanuli Tengah.

Pihak Kepolisian membenarkan sesosok mayat laki-laki dengan identitas Rasudin Hutabarat (66), Warga Desa Sibalanga Julu, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

“Berdasarkan keterangan saksi, bahwa korban meninggal dunia karena tergelincir di parit yang volume airnya meningkat akibat hujan deras pada Senin 13 November 2023 malam, sehingga hanyut terbawa arus air TKP,” ujar Kapolsek Pinangsori, AKP Kando Hutagalung, Selasa (14/11/2023).

AKP Kando Hutagalung juga menerangkan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Tim medis dan personil inafis Sat Reskrim, bahwa korban meninggal dunia akibat tenggelam terbawa arus air serta Korban telah diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara itu, Johannes Hutagalung warga Gunung Marijo, Kecamatan Pinangsori menerangkan bahwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia, pada jam 21.00 Wib, mereka berdua pulang dari pesta keluarga yang ada di Lingkungan Pagarbatu, Kelurahan Pinang Baru.

Saat pulang dari pesta bersama-sama dengan korban, berjalan kaki. Mereka berdua melewati jalan pintas untuk pulang kerumah, karena cuaca sedang hujan, saksi bersama korban memakai payung dan hendak menyeberang melalui jembatan kecil pada parit irigasi dengan volume dan arus airnya meningkat dari biasanya.

“Saat berjalan di atas titi jembatan kecil, korban tergelincir hingga jatuh ke dalam parit dan terbawa arus, aku coba bantu namun karena derasnya air, aku juga sempat terseret tapi bisa menepi,” ucap Johannes.

Sementara saksi Jelinson Tinambunan mengungkapkan, pihaknya mencari korban hingga ditemukan oleh warga sekitar 150 Meter dari lokasi terjatuh, dan keadaan terjepit di bendungan, atau lokasi pembagian air irigasi.

“Kami membawa korban ke Puskesmas Pinangsori untuk mendapatkan pertolongan medis, namun korban sudah meninggal dunia,” ungkap Jelinson. (Harianto Marpaung)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan