Dalam arahannya, Bupati menegaskan pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan dinamika birokrasi untuk memperkuat kinerja ASN serta mempercepat pencapaian target pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya evaluasi kinerja berkala serta rotasi jabatan bagi pejabat yang tidak menunjukkan prestasi.
“Evaluasi akan dilakukan setiap semester. Jika tidak ada prestasi dalam dua tahun akan dirotasi, dan yang berprestasi maksimal empat tahun,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah negara dan kepercayaan masyarakat. Ia mendorong seluruh pejabat administrator dan pengawas untuk berkontribusi aktif, tidak hanya mengandalkan kepala dinas.
Khusus kepada camat, Bupati meminta agar memahami karakter wilayah, mengawal program prioritas kabupaten, serta meningkatkan gotong royong masyarakat. Ia juga menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat di wilayah masing-masing.
Menutup arahannya, Bupati mengajak ASN untuk terus beradaptasi, bekerja inovatif, kreatif, dan menjadi teladan. “Berpikirlah luar biasa, jangan seperti biasanya. Jadilah booster bagi rekan kerja,” ujarnya. (red-win)