MTU News
Beranda Banjir Kekuatan Laut Dikerahkan: Armada TNI AL Tangani Banjir Sumatera

Kekuatan Laut Dikerahkan: Armada TNI AL Tangani Banjir Sumatera

Foto udara menunjukkan permukiman di Dadok Tunggul Hitam, Padang, terendam banjir akibat meluapnya sungai setelah hujan deras, Selasa (25/11/2025).

PADANG || MTUNews.com – TNI Angkatan Laut mengerahkan berbagai unsur kapal perang, pasukan khusus, dan tim kesehatan untuk memperkuat penanganan banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul menjelaskan bahwa pengerahan alutsista ini merupakan langkah cepat untuk memenuhi kebutuhan evakuasi, pengiriman bantuan, hingga pelayanan medis di daerah terdampak, sebagaimana disampaikan dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Jumat (28/11/2025).

Dalam misi kemanusiaan tersebut, TNI AL menurunkan kapal rumah sakit KRI Soeharso-990 serta KRI Semarang-594 guna mendukung pengiriman logistik, pergeseran personel, dan evakuasi warga. Sejumlah kapal angkut seperti KRI Teluk Banten-516, KRI Teluk Gilimanuk-531, dan KRI Teluk Celukan Bawang-532 turut disiagakan untuk membawa tenda lapangan, peralatan kesehatan, bahan bantuan, dan perahu karet. KRI Brawijaya-320 juga dikerahkan untuk memperkuat operasi di wilayah terdampak.

Selain unsur laut, TNI AL mengirim empat helikopter onboard dari Puspenerbal untuk mempercepat distribusi bantuan ke lokasi yang sulit dijangkau lewat jalur darat. Prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) ditugaskan melakukan evakuasi, pembersihan area terdampak, serta membantu penyaluran logistik kepada masyarakat. Di sisi lain, Batalyon Kesehatan Marinir disiapkan untuk membuka pos layanan medis, mendirikan fasilitas kesehatan lapangan, dan menangani korban luka.

“Seluruh unsur ini diberangkatkan pekan ini untuk mendukung percepatan operasi penanggulangan bencana di Sumut dan Sumbar,” ujar Tunggul. Kehadiran kapal perang, kekuatan udara, dan tenaga kesehatan tersebut diharapkan mampu mempercepat proses evakuasi serta memastikan bantuan dapat menjangkau seluruh titik terdampak secara optimal. (red-jeconiah)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan