Gubernur Bobby Pimpin Evakuasi dan Buka Jalur Darurat di Tapteng
TAPANULI TENGAH || MTUNews.com – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memimpin langsung proses evakuasi korban serta pembukaan jalur darurat pascabanjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Bobby menegaskan bahwa seluruh unsur Pemerintah Provinsi Sumut bersama TNI, Polri, dan Basarnas terus mempercepat penanganan di wilayah terdampak. Ia memastikan pemenuhan kebutuhan dasar bagi ribuan warga yang telah dievakuasi ke Posko Pengungsian di GOR Pandan sejak Selasa (25/11).
Menurutnya, selain menyediakan logistik makanan dan obat-obatan, pemerintah juga menambah fasilitas pendukung seperti layanan kesehatan, akses listrik, jaringan internet, serta layanan khusus untuk ibu dan anak. Hal itu dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan keamanan para pengungsi selama berada di posko.

Gubernur mengakui masih banyak warga yang terisolasi akibat empat jalur utama menuju sejumlah desa di Tapteng belum dapat dilalui. Tim gabungan pun telah dikerahkan untuk mempercepat pembukaan jalur darurat guna menjangkau wilayah yang paling terdampak.
BPBD Sumut melaporkan banjir bandang di Tapteng terjadi di tujuh kecamatan, yaitu Pandan, Sarudik, Badiri, Kolang, Tukka, Lumut, dan Pinangsori. Sementara bencana tanah longsor melanda enam kecamatan lainnya, yakni Badiri, Sibabangun, Lumut, Sarudik, Tapian Nauli, dan Tukka.
“Prioritas kami mengevakuasi warga yang masih terjebak dan memastikan bantuan logistik dapat masuk ke seluruh titik terdampak,” ujar Bobby. Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar penanganan berlangsung cepat dan tepat.
Polda Sumut mencatat, sejak 24 hingga 29 November 2025, bencana banjir bandang dan longsor di wilayah Sumut menyebabkan 147 orang meninggal dan 28.427 warga mengungsi. Selain itu, 32 orang mengalami luka berat, 722 luka ringan, dan 174 warga masih dalam pencarian. Total terdapat 488 kejadian bencana dengan 1.076 korban terdampak. (red-hm)










