MTU News
Beranda Bencana Alam 32 KK Korban Bencana Taput Terima Jaminan Hidup dan Bantuan Hunian

32 KK Korban Bencana Taput Terima Jaminan Hidup dan Bantuan Hunian

Keterangan foto: Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyerahkan secara simbolis Bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dan Bantuan Isi Hunian kepada perwakilan warga terdampak bencana hidrometeorologi, di Aula Kantor Dinas Pendidikan, Tarutung, Jumat (2/10/2026).

TAPANULI UTARA || MTUNews.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara kembali memperkuat langkah pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi. Sebanyak 32 kepala keluarga (KK) menerima bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dan Bantuan Isi Hunian dari Kementerian Sosial RI dengan total nilai mencapai Rp267,45 juta.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., didampingi Sekretaris Daerah Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si., Forkopimda, serta Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Taput Raffles Sergio Gultom, di Aula Kantor Dinas Pendidikan, Tarutung, Jumat (2/10/2026).

Penyaluran bantuan ini tidak hanya menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap kebutuhan dasar warga, tetapi juga bagian dari upaya mempercepat pemulihan keluarga yang terdampak bencana agar dapat kembali menjalani kehidupan secara lebih stabil.

Bupati Jonius menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud perhatian dan komitmen Pemerintah Pusat bersama Pemkab Taput untuk mendampingi masyarakat dalam menata kembali kehidupan setelah mengalami bencana.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, saya menyampaikan rasa empati yang mendalam kepada keluarga yang terdampak bencana. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara tidak akan tinggal diam dan akan terus hadir mengawal pemulihan kehidupan masyarakat sampai benar-benar pulih dan bangkit kembali,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, bantuan tahap pertama sebelumnya telah disalurkan pada Maret 2026 kepada 434 KK. Namun, masih terdapat warga yang belum menerima bantuan akibat kendala administratif dan proses pemadanan data awal.

Pemkab Taput kemudian melakukan verifikasi serta pemadanan data DTSEN secara berjenjang mulai dari tingkat desa hingga kecamatan, sekaligus berkoordinasi dengan BPS Kabupaten Tapanuli Utara. Hasil perbaikan data tersebut selanjutnya diajukan kepada Menteri Sosial RI melalui surat Bupati Tapanuli Utara tertanggal 30 April 2026.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Dari 37 KK yang diajukan dalam perbaikan data, sebanyak 32 KK disetujui Kementerian Sosial RI untuk menerima bantuan pada tahap ini. Sementara lima KK lainnya masih dalam proses penyesuaian data teknis.

Bupati menginstruksikan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak beserta jajarannya untuk terus mengawal proses tersebut hingga tuntas melalui koordinasi dengan Kementerian Sosial RI dan BPS.

“Jangan biarkan ada satu pun hak masyarakat Tapanuli Utara yang tercecer hanya karena kendala administratif,” tegasnya.

Kepada para penerima manfaat, Bupati berpesan agar bantuan digunakan secara bijaksana, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga, pendidikan anak, serta mendukung pemulihan tempat tinggal agar kehidupan keluarga dapat kembali stabil dan produktif.

Perwakilan penerima bantuan, Sartono Manalu, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Taput dan Kementerian Sosial RI atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat terdampak bencana.

“Atas nama seluruh penerima bantuan, kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dan Kementerian Sosial Republik Indonesia yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga,” ujar Sartono.

Penyerahan bantuan tersebut turut menjadi momentum apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Kementerian Sosial RI, DPRD, Forkopimda, BPS Kabupaten Tapanuli Utara, PT Pos Indonesia, hingga jajaran perangkat daerah, camat, kepala desa dan lurah yang mengawal proses pendataan serta penyaluran.

Pemkab Taput berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada 2025, sehingga masyarakat dapat kembali menata kehidupan dengan lebih baik. (Red-Tim/Win)

#TapanuliUtara #Taput #JoniusTariparParsaoranHutabarat #BantuanBencana #KorbanBencana #JaminanHidup #BantuanIsiHunian #KementerianSosial #PemkabTaput #PemulihanPascabencana #BencanaHidrometeorologi #PerlindunganSosial #MTUNews

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan