MTU News
Beranda Info Hoaks! Nadiem Disebut Seret Jokowi–Luhut soal Rp4,5 T Chromebook

Hoaks! Nadiem Disebut Seret Jokowi–Luhut soal Rp4,5 T Chromebook

Foto: Unggahan tangkapan layar artikel yang menarasikan Nadiem menyebut Jokowi dan Luhut menerima Rp4,5 triliun dari kasus Chromebook tersebut tidak benar. Faktanya, tangkapan layar artikel dalam unggahan itu merupakan hasil suntingan. (Facebook)

TANGERANG SELATAN || MTUNews.com – Sebuah unggahan di media sosial Facebook beredar dengan menampilkan tangkapan layar artikel yang mengklaim mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim ditetapkan sebagai tersangka akibat ulah Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.

Dalam unggahan tersebut, Nadiem juga disebut mengungkapkan bahwa Jokowi dan Luhut menerima uang sebesar Rp4,5 triliun terkait dugaan kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook pada program digitalisasi pendidikan periode 2019–2022.

Tangkapan layar itu memuat judul:
“Nadiem Makarim: Saya Tersangka Ini Ulah Jokowi dan Luhut, Mereka Berdua Banyak Menerima Uang Ada Sekitar Rp4,5 Triliun dari Saya.”

Unggahan tersebut turut disertai narasi tambahan yang bernada opini dan spekulatif, di antaranya:
“Indonesia bersejarah tentang korupsi.”
“Bangkai ditutup akan tercium juga.”

Namun, berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa Nadiem menyebut Jokowi dan Luhut menerima uang Rp4,5 triliun dari kasus Chromebook tidak benar.

Tidak ditemukan artikel dengan judul maupun isi sebagaimana ditampilkan dalam unggahan tersebut. ANTARA menemukan bahwa foto, nama penulis, serta waktu terbit yang dicantumkan dalam tangkapan layar justru identik dengan artikel media VIVA berjudul “Dibawa ke Tahanan, Nadiem Makarim Titip Pesan Belasungkawa Buat Ojol Dilindas Rantis.”

Artikel asli tersebut berisi pernyataan Nadiem Makarim, mantan CEO Gojek, yang menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Affan Kurniawan, pengemudi ojek online Gojek yang meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat unjuk rasa. Artikel itu sama sekali tidak memuat informasi terkait kasus Chromebook maupun tudingan penerimaan uang kepada Jokowi dan Luhut.

Dengan demikian, tangkapan layar artikel yang beredar di Facebook tersebut merupakan hasil suntingan dan menyesatkan.

Klaim: Artikel Nadiem sebut Jokowi dan Luhut terima uang Rp4,5 triliun dari kasus Chromebook
Rating: Hoaks (red-win)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan