MTU News
Beranda Ekonomi & Bisnis Kunjungan Luar Negeri Prabowo Berbuah Investasi Rp 90 T

Kunjungan Luar Negeri Prabowo Berbuah Investasi Rp 90 T

Foto: Usai merampungkan lawatan ke Inggris, Swiss, dan Prancis, Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia pada Sabtu (24/1/2026) sore. (Dok. YouTube Sekretariat Presiden)

JAKARTA || MTUNews.com – Presiden Prabowo Subianto kembali ke Tanah Air dengan membawa sejumlah hasil strategis usai merampungkan kunjungan kerja ke Inggris, Swiss, dan Prancis. Prabowo tiba di Indonesia pada Sabtu (24/1/2026) menggunakan pesawat Garuda Indonesia dan disambut oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala BIN Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden mendarat pada Sabtu sore menjelang malam setelah menuntaskan rangkaian lawatan luar negeri selama lima hari.

Menurut Teddy, kunjungan tersebut menghasilkan berbagai kesepakatan penting yang berdampak langsung pada kepentingan nasional. Salah satu capaian utama adalah kesepakatan investasi dengan Inggris di sektor maritim senilai 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp 90 triliun. Dalam kerja sama tersebut, Indonesia dan Inggris juga sepakat membangun 1.582 kapal ikan yang akan diproduksi di dalam negeri dan diproyeksikan mampu menyerap hingga 600.000 tenaga kerja.

Selain sektor maritim, kerja sama juga diperluas ke bidang pendidikan. Indonesia menjalin kemitraan dengan 24 universitas terkemuka di Inggris Raya, khususnya dalam pengembangan pendidikan kedokteran serta sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Di level diplomasi global, Indonesia resmi bergabung dalam Board of Peace (BOP) atau Dewan Perdamaian sebagai bagian dari upaya mendorong penyelesaian konflik dan pemulihan situasi di Gaza, Palestina.

Dalam lawatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan konsep ekonomi nasional bertajuk “Prabowonomics” pada forum World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Sementara itu, kunjungan ke Prancis turut menghasilkan penguatan kerja sama konkret di sejumlah sektor strategis. Pemerintah menilai seluruh capaian tersebut menjadi fondasi penting bagi peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan posisi Indonesia di kancah global. (red-jec)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan