Sarulla Operations Ltd, Mitra Strategis Penggerak Pembangunan Tapanuli Utara
TAPANULI UTARA || MTUnews.com – Kehadiran Sarulla Operations Ltd di Kabupaten Tapanuli Utara tidak hanya berfokus pada pengelolaan energi panas bumi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya mendorong pembangunan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Sejak masa konstruksi pada 2015 hingga kini, perusahaan secara konsisten menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) yang terarah, berkelanjutan, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta program pemerintah daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui lima bidang utama. Pada sektor peningkatan mata pencaharian, perusahaan melakukan pendampingan kelompok tani bawang merah, pengembangan budidaya lebah madu hutan, pelatihan keterampilan menenun, serta pemberian dana bergulir bagi kelompok simpan pinjam perempuan. Di bidang pendidikan, SOL menyelenggarakan kursus Bahasa Inggris gratis bagi sekitar 800 siswa SD dan SMP dari 25 sekolah yang dilaksanakan dua kali dalam sepekan, serta menyalurkan beasiswa tahunan bagi mahasiswa berprestasi.
Pada sektor kesehatan, dukungan diberikan melalui penguatan kegiatan posyandu lansia dan balita, termasuk penyediaan vitamin, obat-obatan, serta program pemberian makanan tambahan. Di bidang infrastruktur, perusahaan turut membantu pembangunan dan perbaikan jalan desa, jalan usaha tani, jaringan air bersih, serta irigasi pertanian. Sementara pada sektor seni, budaya, dan keagamaan, kontribusi dilakukan melalui dukungan kegiatan keagamaan dan pembangunan fasilitas rumah ibadah. Seluruh program dilaksanakan secara partisipatif melalui pertemuan rutin bulanan dengan masyarakat serta koordinasi bersama pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, dan instansi terkait.

Sepanjang 2015–2025, total realisasi dana CSR mencapai sekitar Rp24 miliar sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, sejak mulai berproduksi pada 2017, SOL juga secara konsisten menyetorkan bonus produksi panas bumi kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara sesuai ketentuan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Hingga triwulan 2025, total bonus produksi yang disalurkan tercatat mencapai sekitar Rp92 miliar, menjadikan perusahaan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah yang strategis.
Kontribusi tersebut menegaskan peran SOL bukan hanya sebagai pengelola energi, tetapi juga sebagai mitra pembangunan daerah yang mendukung percepatan kesejahteraan masyarakat. Melalui program yang terencana, transparan, dan berkelanjutan, kehadiran SOL di Tapanuli Utara menunjukkan bahwa investasi dan pembangunan sosial dapat berjalan seiring untuk mewujudkan daerah yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing. (red-win)









