MAGELANG || MTUNews.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato secara tertutup dalam kegiatan retret Ketua DPRD se-Indonesia yang digelar di Akademi Militer Magelang, Sabtu (18/4/2026). Dalam forum yang dihadiri sekitar 500 pimpinan DPRD tersebut, Prabowo secara khusus meminta agar wartawan tidak meliput jalannya pidato karena ia ingin berbicara secara terbuka dan apa adanya kepada para peserta.
Mengawali arahannya, Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan keinginannya untuk menyampaikan pandangan secara jujur, meski berpotensi menimbulkan perbedaan pendapat. Ia bahkan memastikan tidak ada lagi wartawan maupun kamera non-resmi di dalam ruangan sebelum melanjutkan pidatonya. “Maaf ya wartawan, saya ingin bicara apa adanya. Ada hal-hal yang mungkin sensitif dengan situasi dunia saat ini,” ujarnya.
Kegiatan retret tersebut merupakan bagian dari program Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia pada 15–19 April 2026. Forum ini menghadirkan sejumlah pejabat tinggi negara sebagai narasumber, di antaranya Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, serta Ketua KPK Setyo Budiyanto.
Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily, menjelaskan bahwa retret ini bertujuan menyelaraskan program Asta Cita pemerintah pusat dengan kebijakan daerah, sekaligus membekali para pimpinan DPRD dalam menghadapi tantangan geopolitik global. Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk membentuk kepemimpinan daerah yang berintegritas dan berwawasan kebangsaan. (red-sjs)