Dalam kesempatan itu, Prabowo akan menyampaikan pidato di hadapan para buruh, termasuk memaparkan capaian pemerintah serta rencana kebijakan ke depan yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan pekerja.
“Presiden akan menyampaikan sambutan kenegaraan sekaligus memaparkan langkah-langkah yang akan dilakukan pemerintah pada tahun 2026,” ujar Andi Gani dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4/2026).
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam pidato tersebut, Presiden berencana menyampaikan sejumlah kebijakan penting yang dinilai akan menjadi kejutan bagi kalangan buruh di Indonesia.
“Kami mendapat informasi akan ada hal istimewa yang disampaikan Presiden untuk buruh. Kita tunggu bersama pada 1 Mei nanti,” katanya.
Lebih lanjut, Andi Gani mengapresiasi sejumlah komitmen pemerintah yang telah direalisasikan, seperti pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), pembentukan Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK), serta rencana pembatasan sistem alih daya (outsourcing).
Terkait pekerja ojek online (ojol), ia menyebut pemerintah tengah menyiapkan solusi yang lebih komprehensif, termasuk penyediaan jaminan kesehatan dan perlindungan sosial. Kebijakan tersebut berpotensi diumumkan dalam momentum peringatan May Day 2026.
Meski demikian, Andi Gani menegaskan pihaknya masih menunggu pernyataan resmi Presiden terkait kebijakan tersebut, seraya memastikan bahwa pemerintah menunjukkan keseriusan dalam mencari solusi terbaik bagi para pekerja, termasuk sektor informal seperti ojol. (red-ss)