MTU News
Beranda Menteri Menteri PKP Dorong PIKI Wujudkan Terobosan Perumahan Pro Rakyat

Menteri PKP Dorong PIKI Wujudkan Terobosan Perumahan Pro Rakyat

Foto: Menteri PKP Maruarar Sirait mengajak PIKI berkontribusi menghadirkan terobosan kebijakan perumahan yang berpihak pada masyarakat.

JAKARTA || MTUNews.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengajak kalangan intelektual yang tergabung dalam Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) untuk aktif berkontribusi dalam merumuskan kebijakan perumahan yang inovatif dan berpihak kepada masyarakat. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri Kongres VII PIKI di Lumire Hotel and Convention Center, Kamis (30/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Maruarar menegaskan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai terobosan untuk memperluas akses perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), seperti pembebasan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta pemberian PPN Ditanggung Pemerintah (DTP).

Selain itu, pemerintah juga memperkenalkan sejumlah inovasi kebijakan, termasuk program KPP dan skema PTT atau tender rakyat guna meningkatkan efisiensi serta partisipasi publik dalam pembangunan perumahan. Menurutnya, hambatan utama bukan terletak pada niat, melainkan pada regulasi yang perlu disederhanakan agar bantuan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.

Maruarar juga mengungkapkan bahwa program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada 2026 mengalami peningkatan signifikan, dari 45.000 menjadi 400.000 unit rumah yang tersebar di seluruh kabupaten/kota dengan prioritas daerah miskin berbasis data agar tepat sasaran.

Di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah terus mendorong kolaborasi dengan sektor swasta melalui skema FLPP swasta dan BSPS swasta untuk memperluas pembiayaan dan pembangunan rumah. Ia menilai peran kalangan intelektual sangat penting dalam menghadirkan gagasan strategis guna memperkuat kebijakan perumahan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Melalui forum tersebut, Maruarar kembali menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan kalangan intelektual untuk menerobos berbagai keterbatasan serta menghadirkan solusi konkret di sektor perumahan nasional. (red-sjs)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan