Dua gol kemenangan Inter tercipta melalui gol bunuh diri Adam Marusic pada menit ke-14 dan gol kapten tim Lautaro Martinez pada menit ke-35. Penampilan dominan skuad asuhan Cristian Chivu membuat Lazio kesulitan mengembangkan permainan sepanjang pertandingan.
Sejak menit awal, Inter langsung mengambil alih kendali laga dan menekan lini pertahanan lawan. Peluang pertama hadir lewat sundulan Lautaro Martinez pada menit ke-12, meski bola masih melebar tipis dari gawang Lazio.
Inter akhirnya membuka keunggulan dua menit berselang. Umpan silang Federico Dimarco berhasil disambut tandukan Marcus Thuram di kotak penalti sebelum bola mengenai Marusic dan berbelok masuk ke gawang sendiri.
Keunggulan Inter bertambah pada menit ke-35 setelah Lautaro Martinez sukses memaksimalkan umpan matang dari Denzel Dumfries. Gol tersebut membuat Inter menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman 2-0.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan sedikit menurun. Lazio mencoba meningkatkan intensitas serangan demi memperkecil ketertinggalan, namun kokohnya lini belakang Inter membuat upaya tersebut selalu kandas.
Peluang terbaik Lazio hadir pada menit ke-75 melalui tembakan keras Boulaye Dia dari dalam kotak penalti. Akan tetapi, penjaga gawang Josep Martinez tampil sigap dengan melakukan penyelamatan penting untuk menjaga keunggulan Inter.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Inter Milan. Gelar tersebut menjadi trofi Coppa Italia ke-10 sepanjang sejarah klub dan semakin mengukuhkan Nerazzurri sebagai tim tersukses kedua di ajang tersebut, di bawah Juventus F.C. yang telah mengoleksi 15 gelar. (red-sjs)