HMI Desak Audit Seluruh SPPG Sibolga-Tapteng
TAPANULI TENGAH || MTUNews.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sibolga–Tapanuli Tengah meminta Kejaksaan Agung memperluas penyidikan kasus dugaan korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul penetapan tiga mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka. HMI menilai pengungkapan kasus tersebut harus menjadi pintu masuk untuk membongkar dugaan penyimpangan yang lebih luas dalam pelaksanaan program strategis nasional tersebut.
Ketua Umum HMI Cabang Sibolga–Tapanuli Tengah, Rahmad, mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung yang telah menetapkan sejumlah tersangka. Namun, menurutnya, proses hukum tidak boleh berhenti pada beberapa individu saja apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan kewenangan, pengaturan titik, maupun intervensi dalam penunjukan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Rahmad menegaskan bahwa dugaan praktik jual beli titik dan pengondisian yayasan mitra SPPG merupakan persoalan serius yang berpotensi mencederai tujuan utama Program MBG sebagai upaya peningkatan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda Indonesia. Karena itu, seluruh pihak yang diduga terlibat harus diperiksa secara menyeluruh tanpa pengecualian.

Selain mendukung proses penegakan hukum, HMI Sibolga–Tapanuli Tengah juga mendesak Kejaksaan Agung melakukan pemeriksaan terhadap pelaksanaan SPPG di berbagai daerah, termasuk di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan ada atau tidaknya pola penyimpangan serupa dalam proses penunjukan mitra maupun pengelolaan program di tingkat daerah.
HMI turut meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem verifikasi, pengawasan, dan mekanisme penetapan mitra dalam Program MBG. Menurut Rahmad, korupsi yang terjadi dalam program pemenuhan gizi masyarakat merupakan bentuk pengkhianatan terhadap kepentingan rakyat, sehingga penanganannya harus dilakukan secara tegas, profesional, dan transparan guna menjaga kepercayaan publik terhadap program tersebut. (red-hm)









