PM Inggris Keir Starmer Mundur dari Jabatan
TANGERANG SELATAN || MTUNews.com – Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan kepala pemerintahan, setelah tekanan politik dan desakan mundur menguat dalam beberapa waktu terakhir serta muncul berbagai spekulasi di internal Partai Buruh.
Mengutip Reuters dan AFP, Senin (22/6/2026), Starmer menyatakan akan memastikan proses transisi kekuasaan berjalan tertib dan stabil demi kepentingan negara.
“Setiap keputusan yang saya ambil adalah untuk mengutamakan negara yang saya cintai. Itulah mengapa saya akan mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Buruh,” ujar Starmer dengan suara bergetar dalam pidato emosional di depan Downing Street, London.

Starmer juga menyebut proses pemilihan pemimpin baru Partai Buruh akan segera dimulai pada Juni mendatang. Ia menegaskan akan tetap menjalankan tugas sebagai Perdana Menteri hingga penggantinya resmi terpilih.
Pengunduran diri ini terjadi setelah masa jabatan kurang dari dua tahun, yang diwarnai perubahan kebijakan signifikan serta meningkatnya ketidakpuasan publik terhadap pemerintahannya.
Sebelumnya, spekulasi mengenai posisi Starmer semakin menguat seiring dinamika politik di internal Partai Buruh, termasuk kembalinya sejumlah figur senior ke panggung parlemen setelah kemenangan dalam pemilu sela.
Dengan langkah ini, Inggris kembali menghadapi perubahan kepemimpinan di tingkat tertinggi, yang disebut sebagai salah satu periode paling dinamis dalam politik modern negara tersebut dalam satu dekade terakhir. (red-sjs)










