MTU News
Beranda Tokoh Tak Cuma PSI, Jokowi Disebut Bidik 2029

Tak Cuma PSI, Jokowi Disebut Bidik 2029

Foto: Menutup safari tiga hari di Lampung, Jokowi berpamitan kepada masyarakat seraya menegaskan bahwa dirinya tidak berubah meski tak lagi menjabat presiden. “Saya masih orang kampung,” katanya. (Veri Novianto)

LAMPUNG || MTUNews.com – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai safari politik yang mulai dilakukan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), dapat dibaca sebagai langkah strategis untuk mempersiapkan kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Menurut Fernando, Jokowi tampak sedang menyiapkan sejumlah opsi politik apabila skenario memasangkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan Presiden Prabowo Subianto pada Pilpres 2029 tidak terwujud.

“Jokowi sepertinya sedang mempersiapkan alternatif lain seandainya keinginan untuk memasangkan Gibran dengan Prabowo pada Pilpres 2029 yang akan datang kandas,” kata Fernando kepada Kompas.com, Minggu (28/6/2026).

Ia menilai, rangkaian konsolidasi yang dilakukan Jokowi tidak hanya bertujuan memperkuat Partai Solidaritas Indonesia (PSI), tetapi juga untuk membangun basis kekuatan politik yang dapat menjadi modal penting menjelang Pilpres 2029.

Menurut Fernando, dukungan yang saat ini sedang dirajut Jokowi berpotensi menjadi daya tawar politik (bargaining power) yang kuat dalam menentukan arah koalisi maupun konfigurasi politik pada pemilu mendatang.

“Saya melihat kegiatan safari politik Jokowi tidak hanya untuk membangun kekuatan PSI, tetapi juga untuk kepentingan Pilpres 2029,” ujarnya.

Fernando menilai safari politik yang dimulai Jokowi sejak Jumat (26/6/2026) memiliki tujuan yang cukup jelas. Hal itu terlihat dari agenda pertama Jokowi di Lampung yang langsung diisi dengan pertemuan bersama pengurus PSI setempat.

Ia juga menyoroti penampilan Jokowi yang mengenakan atribut PSI berupa kemeja dan topi saat menghadiri sejumlah kegiatan. Menurutnya, hal tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Jokowi siap membangun dan memperkuat kekuatan politik baru bersama partai berlambang gajah tersebut.

“Safari politik Jokowi menunjukkan bahwa ia siap membangun kekuatan politik baru bersama PSI,” ungkap Fernando.

Diketahui, Jokowi memulai safari politiknya dengan mengunjungi Lampung untuk memenuhi undangan relawan dan PSI pada Jumat (26/6/2026). Setelah Lampung, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga disebut akan melanjutkan kunjungan ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangkaian agenda politik dan silaturahminya. (red-sjs)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan