Bupati Taput Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis PLTP Sarulla
TAPANULI UTARA || MTUNews.com – Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., menyambut kunjungan kerja Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Yuliot Tanjung, di kompleks Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sarulla, Kecamatan Pahae Julu, Jumat (31/7/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau operasional PLTP Sarulla sekaligus membahas rencana revitalisasi pembangkit guna mengembalikan kapasitas produksi listrik ke daya terpasang optimal sebesar 330 megawatt (MW).
Dalam pertemuan itu, Bupati Jonius menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ESDM atas dukungannya terhadap keberlanjutan investasi PT Sarulla Operations Ltd (SOL) di Tapanuli Utara. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan PT SOL telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati juga mengusulkan agar sisa energi panas bumi (geothermal) dari PLTP Sarulla dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor pertanian, khususnya sebagai sumber energi bagi mesin pengering hasil panen. Mengingat Kecamatan Pahae merupakan salah satu sentra produksi jagung dan kopi, pemanfaatan energi tersebut diyakini dapat mempercepat hilirisasi pertanian, meningkatkan nilai tambah komoditas, serta mendongkrak kesejahteraan petani.
Sementara itu, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengungkapkan kapasitas produksi PLTP Sarulla saat ini turun menjadi sekitar 220 MW akibat menurunnya tekanan uap alami pada reservoir panas bumi. Untuk memulihkan kapasitas tersebut, PT Sarulla Operations Ltd akan menanamkan investasi baru senilai US$270 juta atau sekitar Rp4,8 triliun.
Ia menjelaskan, proses administrasi revitalisasi ditargetkan selesai pada Oktober 2026, sedangkan pekerjaan fisik dan peningkatan kapasitas pembangkit dijadwalkan berlangsung sepanjang 2027 hingga 2028.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya untuk mendukung kelancaran proses revitalisasi melalui percepatan administrasi serta menjaga iklim investasi yang kondusif. Revitalisasi PLTP Sarulla diharapkan tidak hanya memperkuat pasokan energi nasional di Pulau Sumatra, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas melalui pengembangan hilirisasi pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Tapanuli Utara. (red-ms)










