MTU News
Beranda Politik Rekomendasi: PAN Tegas Dukung Prabowo Dua Periode

Rekomendasi: PAN Tegas Dukung Prabowo Dua Periode

Daftar isi:

[Sembunyikan] [Tampilkan]

TANGERANG SELATAN || MTUNews.com – Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Daulay menegaskan bahwa PAN mendukung Presiden Prabowo Subianto untuk melanjutkan kepemimpinan hingga dua periode.

Menurut Saleh, Prabowo masih memiliki banyak program dan pekerjaan yang membutuhkan waktu untuk direalisasikan secara maksimal. Karena itu, PAN menilai keberlanjutan kepemimpinan Prabowo diperlukan agar berbagai agenda pemerintahan yang telah direncanakan dapat dituntaskan.

“PAN sangat setuju jika Prabowo melanjutkan dua periode. Pekerjaan yang sedang direncanakan dan dikerjakan lumayan banyak. Tentu tidak bisa serta-merta diwujudkan secara bersamaan. Dibutuhkan waktu untuk merealisasikannya,” ujar Saleh kepada Kompas.com, Minggu (9/8/2026).

Saleh juga menanggapi hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang menempatkan Prabowo sebagai tokoh dengan elektabilitas tertinggi dalam simulasi calon presiden jika Pilpres digelar saat ini.

Menurutnya, hasil survei dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan, tetapi bukan satu-satunya ukuran. Kinerja pemerintahan selama menjabat, kata Saleh, harus menjadi rujukan utama dalam menilai peluang Prabowo untuk kembali maju pada Pilpres 2029.

“Hasil survei perlu dibaca dan dikaji. Tetapi lebih dari itu, hasil kinerja yang harus jadi rujukan,” katanya.

Saleh mengatakan Prabowo bersama jajaran kabinetnya masih memiliki waktu lebih dari tiga tahun untuk menjalankan periode pertama kepemimpinannya. Waktu tersebut dinilai cukup untuk membuktikan sejauh mana berbagai janji kampanye dapat diwujudkan dalam bentuk kebijakan dan program yang dirasakan masyarakat.

“Tidak hanya berhenti pada narasi, tetapi juga pada aksi nyata,” tegas Saleh.

Ia menilai Prabowo merupakan sosok pekerja yang memahami tanggung jawabnya sebagai presiden. Karena itu, menurut Saleh, wajar jika masyarakat memiliki harapan besar terhadap kepemimpinan Prabowo.

Saleh juga meyakini para menteri akan berusaha bekerja secara maksimal dan memberikan laporan secara serius kepada Presiden.

“Saya yakin, para menteri yang ada tidak sembarang kasih laporan. Pasti ada rasa khawatir jika Presiden tahu lebih detail. Makanya, mau tidak mau mereka juga akan berusaha bekerja secara sungguh-sungguh,” ujarnya.

Terkait elektabilitas, Saleh menilai posisi Prabowo masih sangat dinamis dan berpeluang meningkat. Ia menyebut masih tersedia cukup waktu bagi pemerintah untuk memperkuat tingkat kepercayaan dan dukungan masyarakat.

“Soal hasil survei, saya kira masih belum final. Masih dinamis. Masih cukup waktu untuk menaikkan sehingga posisinya signifikan melampaui yang lain,” imbuhnya.

Elektabilitas Prabowo Masih Teratas

Survei nasional Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan Prabowo Subianto berada di posisi teratas dalam simulasi terbuka calon presiden. Prabowo memperoleh elektabilitas sebesar 23,4 persen.

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan Prabowo masih menjadi nama yang paling banyak disebut responden ketika mereka diberikan kebebasan menentukan pilihan tanpa daftar nama yang disediakan.

“Dalam simulasi terbuka, di mana responden bebas menjawab tanpa intervensi, nama Presiden Prabowo Subianto masih berada di posisi teratas, meskipun memang tidak signifikan meninggalkan nama-nama yang lain,” kata Dedi.

Menurut Dedi, posisi Prabowo sebagai presiden masih memberikan pengaruh terhadap tingkat keteringatan atau top of mind masyarakat.

Namun, ia menilai posisi tersebut belum sepenuhnya aman. Keberlanjutan dukungan publik akan sangat bergantung pada kemampuan pemerintah menghadirkan kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dedi mengatakan apabila berbagai program pemerintahan Prabowo mendapatkan respons positif dan dinilai berhasil oleh publik, peluang Prabowo untuk kembali memenangkan Pilpres pada periode kedua akan semakin besar.

“Ingatan publik semacam ini perlu dijaga, tentu dengan kebijakan yang dekat dengan kebutuhan publik. Jika semua program Presiden diterima dan mendapat penilaian baik, akan menjadi lebih baik bagi Presiden Prabowo untuk kembali memenangi kontestasi di periode keduanya,” ujarnya.

Dalam survei tersebut, Prabowo berada di posisi pertama dengan elektabilitas 23,4 persen. Di bawahnya terdapat Gubernur Jawa Barat dengan 21,7 persen, kemudian mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 11,5 persen.

Selanjutnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono memperoleh 4,5 persen, mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 4,1 persen, dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebesar 3,9 persen. (red-win)

sumber: kompas.com

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan