Calon Kapal Induk Pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi Berlayar ke Tanah Air
TANGERANG SELATAN || MTUNews.com – Giuseppe Garibaldi, kapal perang eks Angkatan Laut Italia yang diproyeksikan menjadi kapal induk pertama Indonesia, mulai berlayar dari Italia menuju Tanah Air pada Senin (24/8/2026) malam waktu setempat atau Selasa (25/8/2026) dini hari waktu Indonesia.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait membenarkan keberangkatan tersebut. Menurutnya, pelayaran Giuseppe Garibaldi dilakukan sesuai dengan rencana yang telah disiapkan pemerintah.
Dalam perjalanan menuju Indonesia, kapal tersebut direncanakan melintasi Terusan Suez dan singgah di Jeddah, Arab Saudi, serta Colombo, Sri Lanka. Setelah itu, Giuseppe Garibaldi akan melanjutkan perjalanan menuju Indonesia.

Pelayaran diperkirakan berlangsung sekitar tiga pekan. Dengan demikian, kapal tersebut ditargetkan tiba di Indonesia pada pertengahan September 2026. Namun, detail rute pelayaran masih dapat menyesuaikan dengan rencana operasi dan navigasi kapal.
Untuk mendukung proses pemindahan dan pengoperasian kapal, TNI Angkatan Laut sebelumnya telah mengirim sekitar 100 prajurit ke Italia. Mereka menjalani serangkaian pelatihan sebelum ikut mengawaki Giuseppe Garibaldi dalam perjalanan menuju Indonesia.
Pada tahap awal, kapal akan dioperasikan dengan skema joint crew, yakni pengawakan gabungan antara personel TNI AL dan Angkatan Laut Italia. Setelah tiba di Indonesia, proses pengalihan pengawakan akan dilakukan hingga seluruh kru kapal berasal dari personel TNI AL.
Penerimaan Giuseppe Garibaldi sebagai hibah dari Pemerintah Italia sebelumnya telah mendapat persetujuan DPR RI dalam rapat paripurna pada 21 Juli 2026. Persetujuan tersebut diberikan setelah Komisi I DPR RI membahas permohonan pemerintah terkait penerimaan hibah alat peralatan pertahanan dan keamanan dari luar negeri.

Jika proses pemindahan dan pengawakan berjalan sesuai rencana, Giuseppe Garibaldi akan menjadi salah satu aset strategis baru dalam memperkuat kemampuan pertahanan dan operasi laut Indonesia. (red-win)










