MTU News
Beranda Nasional Bandara Soetta Ditutup hingga 13.30 WIB, 22.798 Penumpang Terdampak

Bandara Soetta Ditutup hingga 13.30 WIB, 22.798 Penumpang Terdampak

Ilustrasi

TANGERANG || MTUNews.com – Operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, kembali diperpanjang hingga Minggu (6/9/2026) pukul 13.30 WIB menyusul meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) dan sebaran abu vulkanik.

Sebelumnya, penghentian sementara operasional bandara diberlakukan hingga pukul 05.30 WIB, kemudian diperpanjang sampai pukul 09.30 WIB. Kini, penutupan kembali diperpanjang hingga pukul 13.30 WIB.

“Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan penghentian operasional penerbangan sampai pukul 13.30 WIB,” demikian keterangan resmi pihak Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang diterima pada Minggu (6/9/2026).

Pihak bandara menyatakan masih melakukan penghitungan ulang terhadap jumlah penerbangan yang terdampak akibat aktivitas erupsi tersebut.

Sebelumnya tercatat 209 penerbangan terdampak, terdiri atas 160 penerbangan domestik, 39 penerbangan internasional, dan 10 penerbangan kargo.

Penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau tersebut berdampak terhadap sedikitnya 22.798 penumpang.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan yang dikutip Antara, sebanyak 209 pergerakan penerbangan terdampak selama periode penutupan pada pukul 01.30 hingga 09.30 WIB, Minggu (6/9/2026).

Seiring diperpanjangnya penghentian operasional, calon penumpang diminta tidak hanya mengandalkan jadwal penerbangan yang tercantum sebelumnya. Penumpang disarankan mengecek kembali status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara.

Informasi mengenai kondisi kebandarudaraan juga dapat diperoleh melalui Contact Center InJourney Airports 172.

Pihak Bandara Soekarno-Hatta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penghentian sementara operasional penerbangan tersebut. (red-win)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan