Haornas ke-43, Atlet dan Pelatih Samosir Raih Penghargaan
SAMOSIR || MTUNews.com – Semangat olahraga dan apresiasi terhadap insan olahraga mewarnai peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026 di Kabupaten Samosir. Pemerintah Kabupaten Samosir menggelar upacara di Tanah Lapang Pangururan, Kamis (17/9/2026), dengan Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk bertindak sebagai inspektur upacara.
Peringatan Haornas tahun ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengajak masyarakat membudayakan hidup aktif dan bugar, tetapi juga menjadi ajang penghargaan bagi atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama Kabupaten Samosir melalui berbagai kompetisi olahraga.
Sebanyak 84 atlet dan 20 pelatih berprestasi menerima tali asih dari Pemerintah Kabupaten Samosir. Mereka merupakan insan olahraga yang telah menorehkan prestasi di berbagai tingkatan, mulai dari daerah, provinsi hingga internasional.

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyampaikan apresiasi kepada para atlet, pelatih dan seluruh insan olahraga yang telah berjuang membawa nama Samosir di berbagai ajang.
Menurut Ariston, prestasi olahraga tidak lahir secara instan, melainkan melalui kerja keras, kedisiplinan dan proses pembinaan yang berkelanjutan. Karena itu, pemberian tali asih diharapkan menjadi bentuk penghargaan sekaligus dorongan bagi atlet dan pelatih untuk terus meningkatkan prestasi.
“Pemerintah Kabupaten Samosir tentu memberikan apresiasi kepada atlet dan pelatih yang sudah mengharumkan nama daerah. Tali asih ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dan mudah-mudahan dapat menjadi motivasi untuk terus berprestasi,” ujar Ariston.
Ia menegaskan, pembangunan olahraga tidak semata-mata berbicara mengenai perolehan medali, tetapi juga bagaimana olahraga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Olahraga harus kita dorong menjadi budaya di tengah masyarakat. Masyarakat yang aktif berolahraga akan lebih sehat dan bugar, sementara dari budaya olahraga inilah nantinya akan lahir atlet-atlet berprestasi,” katanya.
Ariston mengajak masyarakat Samosir, khususnya generasi muda, menjadikan olahraga sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Samosir, para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, pimpinan OPD serta para pelaku olahraga dari berbagai cabang olahraga di Kabupaten Samosir.
Sementara itu, dalam sambutan tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga yang dibacakan Ariston, ditegaskan bahwa olahraga bukan sekadar aktivitas fisik maupun pertandingan, melainkan bagian dari investasi bangsa.

“Olahraga adalah investasi bangsa, bukan biaya,” demikian pesan Menpora dalam sambutan tersebut.
Olahraga dipandang sebagai bagian dari pembangunan manusia secara utuh, termasuk membentuk karakter yang disiplin, tangguh, sportif dan memiliki daya juang. Di sisi lain, aktivitas olahraga juga menjadi investasi kesehatan agar masyarakat lebih bugar, produktif dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
Haornas 2026 mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar”. Tema tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai slogan peringatan, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama dan bagian dari agenda pembangunan.
Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mendorong masyarakat agar aktif bergerak dan berolahraga. Penyediaan ruang publik, fasilitas olahraga, jalur pejalan kaki, jalur bersepeda serta program olahraga yang mudah, murah, aman dan inklusif dinilai penting dalam membangun budaya olahraga.

Olahraga diharapkan hadir dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, tempat kerja, desa dan kelurahan, ruang publik maupun keluarga.
Keberhasilan pembangunan olahraga juga tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan atau kompetisi yang digelar. Perubahan perilaku masyarakat, seperti meningkatnya aktivitas fisik, kebiasaan berolahraga serta tingkat kebugaran yang lebih baik, menjadi bagian penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan olahraga.
Karena itu, data dan indikator kebugaran masyarakat perlu menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan olahraga. Pemerintah juga didorong membangun ekosistem olahraga yang inklusif dan berkeadilan sehingga masyarakat perdesaan, perkotaan maupun penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk beraktivitas dan berolahraga.
Melalui peringatan Haornas ke-43, Kabupaten Samosir menegaskan komitmen untuk memperkuat budaya olahraga masyarakat sekaligus pembinaan prestasi. Penghargaan kepada 84 atlet dan 20 pelatih menjadi salah satu bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap insan olahraga yang telah mengharumkan nama Samosir. (red-tim/ags)

#Samosir #Haornas43 #Haornas2026 #HariOlahragaNasional #AristonTuaSidauruk #AtletSamosir #OlahragaSamosir #PemkabSamosir #AtletBerprestasi #MTU1News














