Brigjen Roy Hardi Siahaan, Sosok Baru Kapolda Jateng
Daftar isi:
JAKARTA || MTUNews.com – Kursi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah berganti. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menunjuk Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan sebagai Kapolda Jateng menggantikan Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo.
Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Dalam telegram yang memuat mutasi 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri itu, Irjen Ribut Hari Wibowo mendapat penugasan baru sebagai Wakalemdiklat Polri.
Penunjukan Roy Hardi menjadi perhatian karena sebelum dipercaya memimpin Polda Jawa Tengah, ia bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN). Jabatan terakhirnya adalah Direktur Penindakan dan Pengejaran Deputi Bidang Pemberantasan BNN.

Latar belakang Roy Hardi juga tidak lepas dari pengalaman panjang di bidang reserse dan pemberantasan narkotika. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1993 dan lahir di Medan pada 16 Februari 1970. Sepanjang kariernya, ia pernah mengemban sejumlah jabatan di lingkungan Polri maupun BNN.
Pernah Bekerja Bersama Suyudi di BNN
Roy Hardi tercatat pernah bekerja bersama Suyudi Ario Seto ketika Suyudi masih berada di lingkungan BNN. Salah satu operasi yang menjadi bagian dari kiprahnya adalah pengejaran Dewi Astutik alias Mami, buronan internasional yang dikaitkan dengan perkara penyelundupan sabu.
Operasi tersebut berlangsung lintas negara. Berdasarkan laporan yang dikutip detik dari keterangan BNN, keberadaan Dewi Astutik terdeteksi di Kamboja pada November 2025. Tim kemudian diberangkatkan untuk melakukan pengejaran dan berkoordinasi dengan pihak terkait di negara tersebut.
Dewi Astutik akhirnya diamankan di kawasan Sihanoukville, Kamboja, pada 1 Desember 2025, sebelum dipulangkan ke Indonesia pada 2 Desember 2025. Operasi tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam penindakan terhadap buronan kasus narkotika lintas negara.

Pengungkapan Kasus Narkoba Kampung Bahari
Pengalaman Roy Hardi di bidang pemberantasan narkotika juga terlihat dalam penanganan kasus di Kampung Bahari, Jakarta Utara.
Saat bertugas di BNN, Roy Hardi terlibat dalam penangkapan Muhammad Ridwan alias Bos Gendut, yang disebut sebagai buronan dalam perkara peredaran narkotika. Penangkapan dilakukan pada 12 Agustus 2026 di sebuah klinik kecantikan di kawasan Jakarta.
Pengembangan kasus kemudian berlanjut dengan penggerebekan di Kampung Bahari pada 13 Agustus 2026. Dalam operasi tersebut, petugas menghadapi perlawanan dari sejumlah orang di lokasi.
BNN kemudian menyita sejumlah barang bukti, antara lain narkotika jenis ganja, senjata api, amunisi, senjata tajam, telepon seluler, uang serta sejumlah kendaraan. Saat konferensi pers, Roy Hardi turut menjelaskan barang bukti yang diamankan dari rangkaian operasi tersebut.

Riwayat Karier
Sebelum mendapat amanah sebagai Kapolda Jawa Tengah, Roy Hardi telah menempati sejumlah jabatan di bidang reserse dan pemberantasan narkotika.
Riwayat jabatan yang tercatat antara lain:
- Kepala Unit IV Sat Ops I Direktorat Reserse Kriminal Polda Jawa Barat;
- Kasat Reskrim Polrestabes Medan;
- Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bengkulu;
- Kasat Reskrim Polrestabes Semarang;
- Kepala BNNP Kalimantan Tengah;
- Kepala BNNP Maluku Utara;
- Direktur pada Deputi Bidang Pemberantasan BNN; dan
- Direktur Penindakan dan Pengejaran Deputi Bidang Pemberantasan BNN.
Dengan latar belakang tersebut, Roy Hardi kini kembali mendapat penugasan di lingkungan Polri untuk memimpin Polda Jawa Tengah.
Pergantian Kapolda Jateng ini merupakan bagian dari rotasi besar yang dilakukan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Dalam Surat Telegram ST/2205/X/KEP./2026, sebanyak 19 jabatan Kapolda mengalami pergantian, di samping perubahan sejumlah jabatan strategis di Mabes Polri.

Polri menyebut mutasi dan rotasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi, kebutuhan organisasi, pembinaan karier serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Kini, Roy Hardi Siahaan menghadapi tugas baru sebagai pimpinan Polda Jawa Tengah, setelah sebelumnya cukup lama berkecimpung dalam penanganan perkara reserse dan pemberantasan narkotika. (Red-MS)
#RoyHardiSiahaan #KapoldaJateng #KapoldaJawaTengah #PoldaJateng #MutasiPolri #SuyudiArioSeto #RibutHariWibowo #Polri #BNN #Akpol1993 #JawaTengah #MTUNews














