MTU News
Beranda Bupati HUT ke-81 Taput, Pemkab Perkuat Pertanian dan Ekonomi

HUT ke-81 Taput, Pemkab Perkuat Pertanian dan Ekonomi

Keterangan Gambar Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat bersama Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan menghadiri upacara puncak Hari Jadi ke-81 Kabupaten Tapanuli Utara di Lapangan Serbaguna Tarutung, Senin (5/10/2026).

TARUTUNG || MTUNews.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar upacara puncak peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten Tapanuli Utara di Lapangan Serbaguna Tarutung, Senin (5/10/2026). Mengusung tema “Pertanian Berkelanjutan untuk Ekonomi Tapanuli Utara Maju”, momentum tersebut menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus mendorong percepatan pembangunan ekonomi.

Rangkaian peringatan diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin Pdt. Dr. Ro Sininta Hutabarat, M.Th. Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Sekretaris Daerah Taput Henry M.M. Sitompul, M.Si. menyampaikan, rangkaian Hari Jadi ke-81 berlangsung sejak 13 September hingga 11 Oktober 2026 dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.

Sejumlah kegiatan tersebut antara lain turnamen sepak bola antarkecamatan, gerakan penanaman kopi dan jagung, Olimpiade Sains, Gebyar PAUD, penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan), pemeriksaan kesehatan gratis, pameran pertanian, hingga hiburan rakyat.

Bupati Tapanuli Utara Jonius T. P. Hutabarat yang hadir bersama Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan menegaskan bahwa pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi penopang utama perekonomian daerah.

Menurut Bupati, sektor tersebut memberikan kontribusi 42,88 persen terhadap PDRB Tapanuli Utara, dengan nilai mencapai sekitar Rp5,44 triliun.

“Membangun Tapanuli Utara berarti membangun pertaniannya; memperkuat ekonomi Tapanuli Utara berarti memperkuat petani dan pelaku usaha di sektor pertanian,” tegas Jonius.

Perkuat Pertanian dan Modernisasi

Dalam pidatonya, Bupati memaparkan sejumlah program prioritas yang tengah dan telah dijalankan pemerintah daerah. Di sektor pertanian, Pemkab Taput mendorong pengembangan komoditas sekaligus modernisasi pertanian.

Program tersebut antara lain penanaman kopi Arabika di lahan 845 hektare sebagai bagian dari program 2,2 juta bibit kopi, pengembangan Kawasan Pertanian Terpadu Sijaba seluas 50 hektare dengan konsep zero waste, serta penyaluran 525 unit alsintan senilai Rp12,96 miliar.

Pemkab juga memberikan 131 akta notaris badan hukum secara gratis kepada kelompok tani sebagai bagian dari penguatan kelembagaan petani.

Infrastruktur dan Pemulihan Pascabencana

Di bidang infrastruktur, Pemkab Taput juga melakukan penanganan dampak bencana hidrometeorologi. Salah satunya melalui pembangunan 25 jembatan hasil kolaborasi dengan TNI, Polri, dan Yayasan Buddha Tzu Chi.

Selain itu, pemerintah membangun 40 unit hunian sementara (Huntara) dan 161 unit hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Adiankoting.

Pendidikan dan Peningkatan SDM

Pada sektor pendidikan, Pemkab Taput meluncurkan program Tapasada Academy (Satu Sarjana dalam Keluarga). Pemerintah daerah juga menyalurkan dana CSR pendidikan lebih dari Rp523 juta kepada 720 mahasiswa berprestasi.

Bupati turut mengapresiasi capaian putra-putri Taput yang berhasil menembus sejumlah sekolah unggulan nasional hingga perguruan tinggi luar negeri, di antaranya University of Texas, Amerika Serikat, dan Kazan Federal University, Rusia.

Kesehatan dan Pelayanan Publik

Di sektor kesehatan, Pemkab Taput mencatat capaian Universal Health Coverage (UHC) sebesar 98,8 persen. Pemerintah daerah juga meresmikan layanan Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan Cath Lab di RSUD Tarutung.

Sementara dalam peningkatan pelayanan publik, Pemkab Taput menyiapkan pengoperasian Mal Pelayanan Publik (MPP) di Eks Gedung Nasional Tarutung.

Tata Kelola Pemerintahan

Dalam bidang tata kelola, Pemkab Taput mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI selama 12 kali berturut-turut. Selain itu, reformasi birokrasi di lingkungan Pemkab Taput memperoleh predikat “B” dari Kementerian PAN-RB.

Pemprov Sumut Perkuat Dukungan

Pj. Sekda Provinsi Sumatera Utara Timur Tumanggor yang hadir mewakili Gubernur Sumut menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan pembangunan di Tapanuli Utara.

Pemprov Sumut, kata Timur, berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan Pemkab Taput. Salah satu bentuk dukungan tersebut berupa alokasi Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp127 miliar pada 2026 untuk mendukung pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.

Peringatan tersebut turut dihadiri sejumlah mantan Bupati Taput, antara lain Lundu Panjaitan dan Dr. R.E. Nainggolan, mantan Sekda Sanggam Hutagalung, unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten, pimpinan BUMN/BUMD, tokoh adat, tokoh agama, serta ribuan masyarakat.

Mewakili mantan pimpinan daerah, Lundu Panjaitan menyampaikan apresiasi atas perkembangan Tapanuli Utara dan berharap momentum Hari Jadi ke-81 semakin memperkuat pembangunan daerah.

“Semoga melalui momentum peringatan hari jadi ke-81 ini, Kabupaten Tapanuli Utara semakin maju, mandiri, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ungkap Lundu.

Menutup pidatonya, Bupati Jonius mengajak seluruh elemen masyarakat mempertahankan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Dengan kebersamaan, sinergi, dan gotong royong, mari kita bersama-sama menjemput cita-cita Kabupaten Tapanuli Utara yang semakin maju, makmur, dan sejahtera. Sai horas ma sude rakyat Tapanuli Utara,” pungkasnya.

Parade Hasil Bumi hingga Hiburan Rakyat

Suasana peringatan Hari Jadi ke-81 Taput semakin meriah dengan parade defile yang diikuti perwakilan dari seluruh kecamatan. Masing-masing kontingen tampil membawa beragam komoditas hasil bumi unggulan dan produk UMKM sebagai representasi potensi ekonomi daerah.

Rangkaian pesta rakyat kemudian ditutup dengan penampilan Marsada Band yang menghibur jajaran pemerintah daerah dan ribuan masyarakat yang memadati Lapangan Serbaguna Tarutung. (Red-Tim/MS)

#HUTke81Taput #TapanuliUtara #Taput #JoniusHutabarat #DeniLumbantoruan #PertanianBerkelanjutan #EkonomiTaput #PemkabTaput #PembangunanDaerah #TapasadaAcademy #UMKM #Tarutung #SumateraUtara #MTUNews

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan