Kunjungan kenegaraan ini bertujuan memperkuat hubungan bilateral Indonesia dengan kedua negara, mencakup berbagai sektor strategis seperti perdagangan, investasi, energi, teknologi, hingga pembangunan infrastruktur.
Kunjungan ke India: Kemitraan Strategis dan Partisipasi di Hari Republik
Di India, Presiden Prabowo mendapatkan sambutan kenegaraan dari Presiden India Droupadi Murmu dan Perdana Menteri Narendra Modi. Pertemuan bilateral menghasilkan kesepakatan untuk mempererat kemitraan di berbagai sektor, termasuk perdagangan, pariwisata, teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), serta infrastruktur.
“Kami membuka perekonomian kami terhadap partisipasi investasi di bidang infrastruktur dan mengundang India untuk mengambil bagian dalam program infrastruktur Indonesia di berbagai bidang,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangannya setelah bertemu PM Modi.
Selain itu, Presiden Prabowo hadir sebagai tamu kehormatan utama dalam perayaan Hari Republik India ke-76. Pada kesempatan tersebut, Indonesia ikut berpartisipasi melalui penampilan pasukan defile TNI dan Genderang Suling Canka Lokananta (GSCL) dari Akademi Militer, yang menjadi sorotan di perayaan itu.
Lawatan ke Malaysia: Penghargaan dan Komitmen Hubungan Serumpun
Usai kunjungan di India, Presiden Prabowo melanjutkan agenda kenegaraan ke Malaysia. Setibanya di Kuala Lumpur, Presiden disambut upacara kenegaraan oleh Yang di-Pertuan Agong XVII Sultan Ibrahim dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Istana Negara Malaysia.
Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo menerima penghargaan Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Pangkat Pertama (D.K I Johor) dari Yang di-Pertuan Agong XVII Sultan Ibrahim. Penghargaan ini mencerminkan hubungan erat antara kedua negara serumpun.
Presiden juga melakukan pertemuan bilateral dengan PM Anwar Ibrahim di Menara Kembar Petronas. Keduanya membahas penguatan sinergi di berbagai sektor. Dalam keterangan pers bersama, Presiden Prabowo menekankan hubungan istimewa antara Indonesia dan Malaysia.
“Kita memiliki hubungan sejarah, hubungan darah, hubungan budaya, dan bahkan hubungan etnis. Banyak pemimpin Malaysia yang masih memiliki keluarga di Indonesia,” ungkap Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo dan rombongan terbatas kemudian bertolak dari Pangkalan Tentera Udara Diraja Malaysia Subang sekitar pukul 18.25 waktu setempat (WS) untuk kembali ke Indonesia.
Komitmen Diplomasi untuk Kemajuan Bersama
Kunjungan kenegaraan ke India dan Malaysia ini menegaskan komitmen Presiden Prabowo untuk mempererat kerja sama strategis dengan negara-negara mitra. Selain memperkuat hubungan diplomatik, langkah ini juga membuka peluang besar untuk investasi dan kolaborasi yang mendukung pembangunan nasional Indonesia. (red-win)