LPK Mori Centre Silangit Jalin Kerja Sama 117 Industri di Jepang
TAPANULI UTARA || MTUNews.com – Direktur Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Mori Centre Silangit, Rijen Alam Sinurat, menyebut telah menjalin kerjasama magang kerja dengan 117 perusahaan industri di 23 provinsi negeri sakura Jepang.
Menurut Rijen, momentum itu menjadi dasar LPK Mori berinovasi mencetak dan mendidik generasi muda Kawasan Danau Toba untuk berkarya dengan penghasilan memadai di negeri sakura.
‘Industri itu tersebar di 23 provinsi di negeri sakura. Kami senantiasa memberikan pelatihan terbaik bagi siswa LPK Mori mengenal lebih jauh budaya dan disiplin kerja disana,’ kata Rijen usai acara pelepasan 4 siswa berangkat ke Jepang pada Kamis, 15 Mei 2025.

Rijen mengatakan sejak berdirinya LPK Mori sudah melepas 50 siswa bekerja di Jepang dalam 8 sesi pelepasan sejak setahun silam.
“Dan hari ini berasal dari 4 kabupaten antara lain Esi Yanti Kaban dari Kabanjahe, Lampamalhot M Simanullang dari Dolok Sanggul, Ismed Prayoga dari Sibolga dan Roby Daniel Marbun dari Siborongborong,” terangnya.
Rijen menjelaskan sebelum memberangkatkan tenaga kerja, LPK Mori terlebih dahulu memberi pelatihan berupa pendidikan bahasa dan keterampilan yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang dituju.
Selama pendidikan di LPK Mori ada tujuh kelas pelatihan berlangsung selama 6 bulan dibimbing tenaga berpengalaman antara lain kelas fuji atau perkenalan huruf, kelas tulip atau kelas bahasa Jepang 1.

Lalu kelas himawari atau kelas bahasa Jepang 2, kelas momiji dan kepas sakura atau kelas bahasa Jepang 3 dan 4.
Kemudian kelas intensive atau kelas persiapan ujian kemampuan dan terakhir kelas kaiwa atau kelas persiapan pra wawancara ke perusahaan Jepang.
“Pendidikan dan pelatihan yang diadakan oleh LPK Centre tidak hanya belajar bahasa Jepang dan pelatihan skill pekerja saja, namun juga mempersiapkan pekerja untuk dapat bekerja dan tinggal di Jepang” katanya.
Golmen Lumbanraja selaku ketua pembina LPK Mori berharap bagi alumni yang sudah dilepas menjadi duta-duta investasi Kawasan Danau Toba kelak di Jepang.

“Bekerja dengan mengedepankan karakter baik karena mereka kami harapkan menjadi duta-duta investasi Kawasan Danau Toba hasil binaan LPK Mori di negeri sakura,” katanya.
Golmen menyebut baru-baru ini LPK Mori Centre salah satu lembaga pemagangan tenaga kerja terakreditasi dan terverifikasi Kementerian Ketenagakerjaan di Provinsi Sumatera Utara.
“Dalam hal ini memastikan kualitas dan legalitas perusahaan kami dengan tujuan sebagai jaminan hak-hak tenaga kerja diselenggarakan sesuai regulasi,” kata Golmen. (Jumpa Manullang)













