MTU News
Beranda Daerah Oknum Pegawai Tapteng Terseret Kasus Pelecehan di Warkop

Oknum Pegawai Tapteng Terseret Kasus Pelecehan di Warkop

SIBOLGA || MTUNews.com – Seorang oknum pegawai yang bekerja di salah satu instansi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dilaporkan ke Polres Sibolga atas dugaan melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap seorang remaja perempuan berusia 17 tahun, penjaga warung kopi di Kota Sibolga. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kasus tersebut diungkap oleh H (41), ayah korban, yang melaporkan pelaku ke pihak kepolisian setelah menerima pengakuan dari anaknya. H menyampaikan bahwa saat kejadian, pelaku datang sebagai pelanggan di warung tempat putrinya bekerja.

“Anak saya bilang, pelaku memesan kopi lalu menuju ke dapur tempat pembuatan minuman. Saat putri saya hendak membuatkan pesanan, pelaku tiba-tiba menarik tangannya dan mendorong ke dinding sambil melakukan tindakan pelecehan. Anak saya melawan hingga pelaku menghentikan perbuatannya,” ujar H kepada wartawan, Selasa (11/11/2025).

Menurut keterangan korban, ia tidak berani berteriak karena takut disakiti. Setelah pelaku pergi meninggalkan warung, korban yang masih ketakutan menceritakan kejadian tersebut kepada pelanggan lain yang kemudian menyarankannya agar melapor kepada orang tuanya.

H menambahkan, sempat ada upaya mediasi yang diinisiasi oleh rekan kerja pelaku, namun tidak pernah terlaksana karena pelaku tidak datang dan hanya menyampaikan permintaan maaf melalui perantara. “Karena pelaku tidak menunjukkan itikad baik, kami akhirnya membuat laporan resmi ke Polres Sibolga pada 25 Oktober 2025,” katanya.

Laporan tersebut terdaftar dengan Nomor: LP/B/194/X/2025/SPKT/Polres Sibolga/Polda Sumatera Utara. H berharap pihak kepolisian dapat menindaklanjuti laporan tersebut secara adil.

“Harapan kami, Polres Sibolga menegakkan keadilan. Kami hanya rakyat kecil, jangan sampai anak saya dan korban lainnya mengalami hal seperti ini lagi,” ujar H dengan nada haru.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas laporan tersebut. (red-Herianto_M)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan