MTU News
Beranda Daerah Korlantas Polri Gas Reformasi Samsat Demi PAD Daerah

Korlantas Polri Gas Reformasi Samsat Demi PAD Daerah

Foto: Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho bersama Dirregident Brigjen Pol. Wibowo dan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Teguh Narutomo saat Rakernis Ditregident Korlantas Polri di Bandung, Rabu (12/11/2025).

BANDUNG || MTUNews.com – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyatakan siap melakukan reformasi tata kelola Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) secara menyeluruh guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta memperkuat kualitas pelayanan publik.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korlantas Polri yang digelar di Bandung, Jawa Barat. Dalam kegiatan itu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Teguh Narutomo menilai bahwa diperlukan pembaruan total terhadap sistem pelayanan dan manajemen data Samsat agar fungsi pelayanan dapat berjalan lebih optimal.

“Sinkronisasi data antarinstansi hingga kini belum berjalan maksimal. Sudah saatnya dilakukan reformasi tata kelola kesamsatan agar pelayanan publik lebih efisien dan kebijakan yang lahir benar-benar berpihak kepada rakyat,” ujar Teguh, Rabu (12/11/2025).

Ia menekankan bahwa reformasi di lingkungan Samsat harus mengedepankan transparansi, efektivitas, dan akuntabilitas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat serta berdampak terhadap peningkatan pendapatan daerah.

Menanggapi hal tersebut, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan kesiapan Polri untuk melaksanakan reformasi tata kelola Samsat secara komprehensif. Langkah ini, kata dia, tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga menjadi strategi penting dalam memperkuat basis ekonomi daerah.

“Kami ingin memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Melalui sistem pelayanan yang transparan, efisien, dan berbasis digital, Samsat dapat menjadi contoh reformasi pelayanan publik yang berdampak nyata bagi perekonomian daerah,” tutur Agus.

Sementara itu, Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Pol. Wibowo menambahkan, usia ke-50 tahun Samsat menjadi momentum penting untuk melakukan pembaruan signifikan di era digitalisasi.

“Momentum setengah abad ini kami jadikan titik tolak untuk memperkuat semangat revitalisasi dan modernisasi layanan. Korlantas berkomitmen terus beradaptasi agar pelayanan Samsat semakin cepat, mudah, dan akurat,” kata Wibowo.

Ia menjelaskan bahwa semangat reformasi ini sejalan dengan transformasi Polri menuju organisasi modern dan berorientasi pelayanan publik. Berbagai inovasi digital terus dikembangkan, seperti aplikasi layanan daring, integrasi data antarinstansi, serta digitalisasi dokumen kendaraan untuk menghadirkan pelayanan yang lebih efisien dan transparan bagi masyarakat. (red-MS)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan