Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan yang menghadirkan Prof. Dr. Ir. Manlian Ronald A. Simanjuntak SY, M.T., D.Min., IPU, ASEAN Eng, selaku Pengurus LPJK Kementerian Pekerjaan Umum RI sekaligus Guru Besar di bidang Manajemen Proyek Konstruksi. Dalam forum tersebut, Prof. Manlian memberikan pemaparan dan masukan terkait konsep rencana induk sebagai dokumen perencanaan strategis jangka panjang yang komprehensif, yang berfungsi sebagai panduan utama pengembangan wilayah, pertumbuhan ekonomi, serta perumusan kebijakan pembangunan.
Pertemuan untuk membangun pemahaman bersama mengenai rencana induk pembangunan tersebut digelar di Aula Martua, Tapanuli Utara, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam merumuskan arah pembangunan daerah yang terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Dalam paparannya, Prof. Manlian menekankan bahwa rencana induk akan menjadi instrumen penting dalam mendukung optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, pembangunan Tapanuli Utara akan lebih mudah terintegrasi dengan program pembangunan tingkat provinsi, nasional, hingga internasional, sekaligus membuka peluang masuknya investasi asing ke daerah tersebut.
Sementara itu, Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyatakan keyakinannya bahwa penerapan rencana induk akan mempercepat capaian pembangunan daerah. Ia menilai, jika pembangunan hanya mengandalkan kemampuan Pendapatan Asli Daerah (PAD), laju pembangunan akan berjalan lambat. Namun, melalui sistem pembangunan yang terintegrasi, ia optimistis cita-cita pembangunan Tapanuli Utara dapat diwujudkan secara lebih cepat dan terarah. (red-win)